MPR Buka Suara soal Ramai Usulan RI Keluar dari Dewan Perdamaian

Achmad Al Fiqri
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid buka suara terkait ramai usulan RI keluar dari Dewan Perdamaian bentukan Presiden AS Donald Trump. (Foto MPI).

JAKARTA, iNews.id - Puluhan organisasi masyarakat (ormas) dan tokoh membuat petisi untuk mendesak pemerintah Indonesia keluar dari Board of Peace (Bop) atau Dewan Perdamaian. Merespons hal itu,  Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid mengaku akan mempertimbangkan hal itu secara serius.

Hidayat menilai, kehadiran BoP tak melahirkan perdamaian di dunia, melainkan menumbuhkan konflik kawasan. Untuk itu, ia menilai wajar bila keberadaan BoP dipertanyakan.

"Jadi wajar bila kemudian efektivitas daripada lembaga atau badan perdamaian ini menjadi dipertanyakan. Legitimasi moralnya pun juga dipertanyakan," ujar dia saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2026).

Hidayat pun menilai wajar  bila BoP tidak mampu merealisasikan perdamaian, menghentikan perang, menghadirkan bantuan kemanusiaan, dan mendukung kemerdekaan Palestina.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Festival Cap Go Meh di Singkawang, MPR Komitmen Seluruh Ras Setara di Indonesia

Nasional
1 hari lalu

Gerindra Buka Suara usai MUI Desak RI Keluar dari Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Nasional
1 hari lalu

Kemenlu Buka Suara soal Narasi Dewan Perdamaian Bentukan Trump Terlibat Konflik AS-Israel dengan Iran

Nasional
2 hari lalu

Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza: Tidak Ada Mandat PBB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal