MUI Kecam Aksi Perobekan Alquran di Belanda

Widya Michella
Pemimpin PEGIDA Edwin Wagensveld menistakan Alquran di luar Kedubes Turki di Den Haag, Belanda. (Foto: Anadolu Agency)

JAKARTA, iNews.id - Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, mengecam aksi perobekan Alquran di depan kedutaan besar negara-negara Islam di Den Haag, Belanda, beberapa waktu lalu. Menurutnya, aksi tersebut merupakan penghinaan dan menunjukkan kebencian terhadap Islam sekaligus terhadap umat Muslim.

Dia mengatakan, perobekan Alquran itu mengesankan kuat adanya kesengajaan kelompok anti-Islam PEGIDA untuk menyatakan kebenciannya kepada umat Islam Indonesia, Pakistan, Turki, dan lain-lain.

"Seperti yang dilakukan kelompok nasionalis ekstremis Paludan dan Salwan Momika di Swedia, PEGIDA ini juga menunjukkan sikap anti mereka kepada imigran Muslim dan juga Islam sekaligus,” kata Sudarnoto dikutip dalam laman resmi MUI Digital, Selasa (26/9/2023).

Oleh karena itu, Sudarnoto meminta agar para tokoh maupun aktivis HAM melakukan langkah taktis untuk menghentikan Islamofobia.

“Saya ingin menyerukan kepada para tokoh lintas agama dan aktivis HAM di Eropa khususnya untuk saling bahu-membahu, bekerjasama, meneguhkan semangat dan langkah bersama melakukan langkah taktis dan beradab meyakinkan pemerintah dan semua pihak untuk menghentikan Islamofobia,” kata dia.

Dia menegaskan aksi itu sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip HAM yang diadopsi PBB. Membiarkan dan memberikan ruang sekaligus melindungi kelompok ekstremis seperti ini merupakan pengkhianatan terhadap keputusan PBB.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waketum MUI Ajak Masyarakat Lawan Kampanye LGBT: Kita Harus Bentengi Diri!

57 tahun lalu

MUI: Kesepakatan Damai AS-Iran Bisa Jadi Jalan Hentikan Kejahatan Israel di Palestina

57 tahun lalu

Pesan MUI ke Anak Muda di Tahun Baru Islam: Teladani Rasulullah, Bukan Bintang Film

57 tahun lalu

DPR Siap Bahas Aturan Baru untuk Menindak Pelaku dan Pengkampanye LGBT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal