JAKARTA, iNews.id - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim menyinggung pihak-pihak yang disebut kerap melakukan kriminalisasi dalam penanganan dugaan tindak pidana korupsi. Dia menilai, pihak yang melakukan kriminalisasi pada akhirnya akan terbuka.
"Alhamdulillah, Tuhan tidak pernah tidur dan pihak-pihak yang melakukan kriminalisasi itu, bukan hanya kepada saya dan Ibam, tapi di dalam kasus-kasus lain, itu aibnya akhirnya terbuka," kata Nadiem di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Nadiem mengaku kini lebih optimistis menghadapi sidang banding perkara dugaan korupsi yang menyeretnya. Optimisme itu, kata dia, muncul seiring adanya reformasi internal di Kejaksaan Agung (Kejagung).
Dia berharap, langkah reformasi tersebut dapat menghilangkan praktik kriminalisasi, intimidasi, intervensi terhadap hakim, hingga rekayasa bukti dan kerugian negara dalam proses penegakan hukum.
"Saya juga sekarang jauh lebih optimis ya. Optimis bahwa dengan adanya reformasi internal di dalam Kejaksaan ya, bahwa hal-hal seperti kriminalisasi, hal-hal seperti intimidasi dan intervensi terhadap hakim ya, rekayasa bukti dan rekayasa kerugian negara itu tidak akan terjadi lagi ke depannya," tuturnya.