Partai Gerindra: Pilkada dan Pilpres Dua Konteks Berbeda

Felldy Aslya Utama
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) saat pertemuan tertutup di Jakarta, Senin (25/6/2018). (Foto: Antara/ Wahyu Putro A)

JAKARTA, iNews.id - Partai Gerindra tetap memastikan akan mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) 2019 mendatang. Meski mengalami kekalahan di banyak daerah dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2018, tidak menjadi penghalang bagi Gerindra untuk mencalonkan ketua umumnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, Prabowo tidak akan menjadi king maker lantaran kalah di pilkada sejumlah daerah. Menurut Muzani, pelaksanaan pilkada dan pilpres adalah dua konteks berbeda. Keduanya memiliki hukum yang berbeda satu sama lainnya.

"Pilkada itu kan ada hukumnya sendiri. Kita tidak akan bergantung pada hasil pilkada yang diumumkan KPU (Komisi Pemilihan Umum). Karena kita punya cara untuk mengantisipasi bagaimana pilpres, dan bagaimana pileg," kata Wakil Ketua MPR ini di kediaman dinasnya, Kemang Selatan, Jakarta, Minggu (1/7/2018).

Meski banyak parpol menjadikan Pilkada 2018 sebagai patokan untuk memetakan Pilpres 2019 mendatang, tidak dengan Gerindra. Partai besutan Prabowo ini tetap optimistis mampu memenangkan Pilpres 2019 bersama koalisinya.

"Enggak (menjadi king maker), Pak Prabowo jadi capres. Capres dari partai yang memiliki 73 kursi (DPR), kurang 29 kursi. Ini yang kita sampaikan untuk meyakinkan partai-partai (koalisi)," kata Muzani.

Partai Gerindra juga mengklaim terus meningkatkan komunikasi dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menuju Pilpres 2019. Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu dengan pimpinan kedua partai tersebut.

"Dalam minggu-minggu ini pertemuan itu intensif. Prabowo juga akan bertemu dengan kedua pejabat tinggi dari kedua partai itu, PKS dan PAN," ujar Muzani.

Editor : Azhar Azis
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Puan soal RUU Pilkada: Pileg dan Pilpresnya Saja Belum

Nasional
21 jam lalu

PDIP Tegaskan Pilkada Langsung Harga Mati, Dorong Mekanisme e-Voting

Nasional
3 hari lalu

Ganjar Ungkap Sikap Tegas PDIP, Kepala Daerah Harus Dipilih Langsung oleh Rakyat

Nasional
4 hari lalu

Yusril: Pilkada Langsung atau lewat DPRD Sama-Sama Konstitusional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal