PBNU Imbau Umat Islam Saling Menghormati Perbedaan Awal Ramadan

Ari Sandita Murti
PBNU mengimbau semua pihak menghormati perbedaan 1 Ramadan (Foto: Pixabay)

JAKARTA, iNews.id - Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur), mengimbau umat Islam di Indonesia untuk saling menghormati jika terjadi perbedaan dalam menentukan awal Ramadan 1445 Hijriah. Perbedaan terjadi karena interpretasi dalil.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, perbedaan sering terjadi karena variasi dalam interpretasi dalil terkait awal Ramadan. Kami mengimbau masyarakat untuk saling menghormati perbedaan tersebut," ujar Gus Fahrur, Minggu (25/2/2024).

PBNU berharap agar umat Islam di Indonesia mengikuti keputusan pemerintah tentang awal Ramadan 1445 Hijriah yang ditetapkan melalui sidang Isbat oleh Kementerian Agama bersama ormas Islam.

"Demi kemaslahatan umat, kami mengajak agar kita bersama-sama mengikuti keputusan pemerintah yang berdasarkan rukyah hilal," tutur Gus Fahrur.

Gus Fahrur menambahkan metode rukyah hilal merupakan metode paling sahih dan digunakan di banyak negara Timur Tengah dan mayoritas negara Islam di dunia. Di negara-negara tersebut, penetapan hari raya dan awal Ramadan hanya dilakukan oleh pemerintah untuk menghindari perbedaan.

"Kita berharap agar masyarakat mengikuti keputusan pemerintah yang berdasarkan rukyah yang sah. Namun, kita tetap menghormati mereka yang ingin melaksanakannya sendiri di luar ketentuan tersebut," kata Gus Fahrur.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
2 hari lalu

Hasan Nasbi Tegaskan Pemerintah Terbuka Dikritik: Tidak Ada Baper

21 hari lalu

PBNU Umumkan Jajaran Pengurus Periode 2026-2031: Gudfan Arif Sekjen, Gus Ipul Waketum

21 hari lalu

Gus Ipul Somasi 3 Orang yang Tuding Uang Hasil Korupsi Mengalir ke Muktamar NU

27 hari lalu

Kewajiban Sertifikasi Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Pemerintah Siapkan Mitigasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal