Pemerintah Integrasikan Layanan Perpustakaan Pusat dan Daerah

Antara
Perpustakaan Nasional (Perpusnas) meluncurkan Satu Kartu Terintegrasi (Sakti). (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) meluncurkan Satu Kartu Terintegrasi (Sakti). Kartu tersebut merupakan layanan perpustakaan dengan pelayanan terpadu dalam bidang layanan perpustakaan. 

Kepala Pusat Jasa Informasi Perpustakaan dan Pengelolaan Naskah Nusantara (Pujasintara) Teguh Purwanto mengatakan, Kartu layanan perpustakaan yang dikembangkan Perpusnas ini mengintegrasikan layanan Perpusnas dengan perpustakaan daerah. 

Adanya kartu Sakti diharapkan anggota perpustakaan di daerah bisa mengakses koleksi yang ada di Perpusnas. Sebagai proyek awal, kartu layanan perpustakaan yang berbasis nomor induk kependudukan (NIK) ini terintegrasi dengan UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno di Blitar dan UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta di Bukittinggi

“Untuk jangka menengah akan dilaksanakan di empat dinas perpustakaan provinsi yaitu di Provinsi Aceh, Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, sedangkan jangka panjangnya sampai tahun 2024 direncanakan 34 provinsi sudah dilaksanakan satu kartu terintegrasi,” ujar Teguh dalam peluncuran Sakti di Ruang Teater Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas, Jalan Medan Merdeka Selatan No. 11, Jakarta, Jumat (25/6/2021).

Dia menjelaskan, Sakti merupakan terobosan yang dikembangkan pihaknya sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa Perpusnas sebagai layanan publik, harus bertindak cepat melayani masyarakat. Selain itu, sesuai arahan Presiden, negara harus hadir jika masyarakat membutuhkan sesuatu atau bahan bacaan.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas Ofy Sofiana mengapresiasi terobosan yang dilakukan melalui peluncuran Sakti. Dia menyebut, tidak ada satupun perpustakaan di dunia yang koleksinya lengkap. Terintegrasinya kartu ini, diharapkan kelengkapan perpustakaan di satu daerah dengan di daerah lainnya dapat terpenuhi. 

“Dengan adanya kartu anggota terintegrasi, dan seluruh bangsa Indonesia bisa menikmati koleksi atau layanan yang ada di perpustakaan manapun tanpa harus datang ke Perpustakaan Nasional ke Jakarta atau tanpa harus datang ke yogya, dan sebagainya,” ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jokowi Ungkap Alasan Pilih Lampung Jadi Titik Awal Safari Politik

57 tahun lalu

Sidang KIP Jateng, Bonatua Silalahi Tegaskan Tak Mundur dari Sengketa Ijazah Jokowi

57 tahun lalu

Respons Jokowi soal Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

57 tahun lalu

Respons Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa, Jokowi Siap Buka Ijazah Asli di Pengadilan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal