JAKARTA, iNews.id - Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) DKI Jakarta Solihin mengatakan dampak hujan deras yang melanda Jakarta dan sekitarnya dalam sepekan terakhir mulai terasa. Penjualan menurun.
Hanya saja, dia mengatakan dampak tersebut belum signifikan. Sebab, periode Natal dan Tahun Baru sebagai titik tertinggi atau peak season pelanggan berbelanja baru selesai.
"Kalau dibilang ada penurunan, ada, tapi belum signifikan. Kita juga kan baru saja selesai periode Natal dan Tahun Baru (peak season orang belanja)," ujar Solihin saat dihubungi iNews.id, Sabtu (24/1/2026).
Dia menambahkan, kebijakan work from home (WFH) yang diberlakukan di sejumlah instansi di DKI Jakarta hingga 27 Januari turut membuat sebagian masyarakat menunda aktivitas di luar rumah, termasuk berbelanja. Namun, dia memperkirakan kondisi tersebut hanya bersifat sementara.
Menurut Solihin, potensi penurunan penjualan akibat cuaca ekstrem diproyeksikan akan tertutup oleh lonjakan konsumsi pada periode Ramadan dan Idulfitri yang akan segera berlangsung.
"Kalau ditanya apakah hujan berpengaruh ke penjualan, ya pasti berpengaruh. Tapi apakah signifikan? Untuk saat ini saya sampaikan belum signifikan. Dan menurut hitungan saya, itu bisa ter-cover karena kita akan masuk masa peak season, yaitu Ramadan dan Lebaran," kata Solihin.