JAKARTA, iNews.id - Pertama kali dalam sejarah, TNI Angkatan Darat mengirimkan satu kompi pasukan yang berisi 155 prajurit untuk latihan bersama (latma) dengan militer Amerika Serikat (AS). Latma kali ini berbalut Joint Readniness Training Center (JRTC) Rotation 21-01.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa meminta agar 155 prajurit berlatih dengan serius, serta memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya. Dia berharap, prajurit dapat memetik pengalaman bersosialisasi dan berkomunikasi saat latma.
"Tugas yang paling penting dari saya, bersahabat, cari teman baru dan membina hubungan baik dengan mereka. Tunjukkan bahwa kita ingin bersahabat dengan mereka karena mereka pasti akan menunjukkan bersahabat dengan kita," ujarnya dalam tayangan video yang diunggah TNI AD di channel Youtube, Selasa (29/9/2020).
Pesan itu disampaikan Andika saat meninjau kesiapan Latma Rotation Joint Readiness Training Center (JRTC) Rotation 21-01 di Yonif Para Raider 502 Kostrad, Malang. Tinjauan tersebut dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke wilayah Jawa Timur.
Andika berharap para prajurit dapat menularkan ilmu dan pengalaman berharga kepada rekan-rekannya di Indonesia usai mengikuti Latma JRTC 21-01. "Saya ingin rekan-rekan sekalian kembali ke sini sudah menjadi prajurit TNI Angkatan Darat yang punya wawasan lebih luas," ujarnya.
Latma Joint Readiness Training Center (JRTC) Rotation 21-01 merupakan Latihan Bersama US Army dengan negara lain. Latma JRTC 21-01 merupakan wujud kerja sama internasional untuk menjalin persahabatan dan meningkatkan hubungan militer antara TNI AD dan militer AS.
Pelaksanaan JRTC 21-01 akan berlangsung hingga 3 November 2020 di Fort PoIk, Lousiana, Amerika Serikat. Pangkostrad, Pangdam V/Brw, Aslat Kasad, lrdivif 2 Kostrad dan Kadispenad turut mendampingi KSAD Andika saat meninjauan kesiapan latma tersebut.