Polisi Temukan Data Fiktif Penggunaan Dana Kegiatan di Kemenpora

Louise Ayu
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. (Foto: iNews.id/ Irfan Maruf).

JAKARTA, iNews.id - Polisi masih menyelidiki kasus dugaan penyelewengan dana kegiatan kemah dan apel pemuda Islam yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Polisi sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, dalam penyelidikan itu pihaknya menemukan data fiktif terkait penggunaan dana. Menurutnya, dugaan penyimpangan dana ini bisa dikenakan sanksi pidana korupsi karena menggunakan anggaran negara.

"Diduga ada aggaran dana sekitar Rp2 miliar yang tidak dihapuskan menu. Kurang dari separuh ada data fiktif yang digunakan," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (26/11/2018).

Dia menuturkan, polisi sudah menemukan data permulaan yang cukup dalam kasus tersebut. Menurutnya, pendalaman masih dilakukan menyangkut penyediaan makanan, akomodasi hotel hingga pengadaan atribut.

"Ada markup, artinya dalam suatu pengadaan kaus atau baju ada perbedaan fakta dengan fisik dan administrasinya. Itu lah yang sampai sekarang kita lakukan pemeriksaan," tuturnya.

Sejumlah saksi yang sudah diperiksa dalam kasus itu, ketua panitia kegiatan dari Pemuda Muhammadiyah, Ahmad Fanani dan dari pihak Kemenpora Abdul Latif. Selain itu sudah diperiksa ketua kegiatan dari GP Ansor Safarudin.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Target 4 Emas Indonesia Mulai Terancam di Asian Games 2026, Kemenpora Evaluasi Cabor

5 hari lalu

Forum Rektor Muhammadiyah Temui Fraksi Golkar DPR, Minta RUU Pemilu Dikaji Mendalam

16 hari lalu

Indonesia Sports Summit 2026: Kemenpora Beri Penghargaan bagi Penggerak Industri Olahraga

29 hari lalu

Kostum Leak Bali di Merdeka Run 2026 Curi Perhatian, Dika Bawa Misi Selamatkan Budaya Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal