JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Wahyu Widada mengatakan, Polri menyiapkan strategi menghadapi kejahatan berbasis artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Wahyu mengingatkan, kecerdasan buatan akan terus berkembang.
Meski teknologi AI menjadi keuntungan, tetapi bisa menjadi kerugian jika tidak bisa dikendalikan.
"Dikhawatirkan AI akan jauh lebih pintar dari manusia, sekarang belum, kemungkinan bisa terjadi itu yang kita takutkan. Karena kalau tidak bisa kita kontrol lagi ya kita manusia akan punah," kata Wahyu dalam seminar di Lemdiklat Polri bertajuk 'Navigating Through The AI Impersonation Deluge: Shaping a Roadmap For Goverment Response', Selasa (2/4/2024).
Polri, kata Wahyu, harus mampu menyiapkan sejumlah langkah penegakan hukum untuk menghadapi dampak negatif kecerdasan buatan.