BENGKULU, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Senin (9/3/2026). Dalam operasi tersebut, tim KPK mengamankan 12 orang, termasuk Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan bahwa Bupati Rejang Lebong termasuk dalam pihak yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.
"12 orang diamankan. Bupati Rejang Lebong (salah satunya)," kata Fitroh kepada wartawan, Selasa (10/3/2026).
Hingga kini KPK belum mengungkap secara rinci kronologi operasi tangkap tangan tersebut maupun perkara yang sedang diselidiki. Para pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik KPK.
M Fikri Thobari merupakan Bupati Rejang Lebong periode 2025-2029. Dia dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara, Jakarta.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut juga menjabat sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Rejang Lebong. Dalam Pilkada 2024, M Fikri Thobari maju sebagai calon Bupati Rejang Lebong berpasangan dengan Hendri. Pasangan tersebut berhasil memenangkan pemilihan dengan perolehan 63.691 suara atau sekitar 44,07 persen dari total suara sah.
M Fikri Thobari lahir di Batu Raja pada 4 Februari 1981. Dia menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 04 Nakau, kemudian melanjutkan ke SMPN 02 Curup dan MAN 2 Curup.
Dia menyelesaikan pendidikan sarjana di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) AMKOP Palembang pada 2006. Pendidikan pascasarjana kemudian diraih di Universitas Prof Dr Hazairin, SH pada 2023.
Sebelum terjun ke dunia pemerintahan, M Fikri Thobari memiliki pengalaman di dunia usaha. Dia pernah menjadi Pimpinan Koran Sehasen Jaya pada periode 2008-2010.