Purbaya Targetkan Ekonomi RI Tumbuh 6% di 2027: akan Ada 2,4 Juta Lapangan Kerja Baru 

Iqbal Dwi Purnama
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan ekonomi RI naik 6 persen di 2027. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen pada 2027. Kenaikan itu berpotensi menciptakan sekitar 2,4 juta lapangan kerja baru.

Purbaya menjelaskan, setiap pertumbuhan 1 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia saat ini diperkirakan mampu menciptakan sekitar 400.000 lapangan kerja baru.

"Kalau pertumbuhan ekonomi mencapai 6 persen, maka 6 dikali 400.000, artinya akan ada 2,4 juta lapangan kerja baru yang tercipta. Ini adalah lapangan kerja baru dari pertumbuhan tersebut," ujar Purbaya saat ditemui di Kantornya, Jumat (28/8/2026).

Meski mencapai 2,4 juta pekerjaan baru, jumlah tersebut belum cukup untuk menyerap seluruh angkatan kerja usia produktif sekaligus menekan pengangguran secara keseluruhan. Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi perlu berada di kisaran 6,5 hingga 6,7 persen agar penyerapan tenaga kerja lebih maksimal.

Data pemerintah mencatat jumlah pengangguran mencapai 7,22 juta orang per Mei 2026. Karena itu, pemerintah ingin menjaga momentum pertumbuhan ekonomi agar terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
3 hari lalu

Usai Pencopotan Purbaya, DPR Disetujui Kucurkan Anggaran Jumbo Rp240 Triliun untuk BGN

3 hari lalu

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu Kolektor, BI: Tetap Sah untuk Pembayaran

4 hari lalu

BI Buka Suara terkait Rupiah Bertanda Tangan Purbaya yang Jadi Buruan Kolektor

5 hari lalu

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8%, Pemerintah Dorong Investasi China Masuk RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal