Purbaya Targetkan Rupiah Menguat Bertahap pada Semester II 2026

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (10/6/2026). (Foto: Dok. Humas Kemenkeu)

JAKARTA, iNews.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi nilai tukar rupiah merangkak naik dan menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) secara bertahap pada paruh kedua tahun ini. 

Adapun, dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) yang menjadi pilar pendahuluan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027, nilai tukar rupiah dipatok bergerak stabil pada rentang Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS.

"Rupiah akan kembali menguat secara bertahap pada semester II 2026," ujar Purbaya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Purbaya menerangkan, runtuhnya keperkasaan rupiah dalam beberapa waktu terakhir merupakan imbas dari kombinasi tiga faktor utama. 

Faktor tersebut meliputi guncangan sentimen global yang memicu kondisi menghindari risiko (risk-off) di pasar finansial internasional, serta adanya defisit tekanan dari pos transaksi berjalan (current account) dan transaksi finansial di dalam negeri.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
19 jam lalu

Bertemu Prabowo, Chatib Basri Ingatkan Risiko Kenaikan Harga akibat Rupiah Melemah

Nasional
1 hari lalu

Chatib Basri Bongkar Biang Kerok Rupiah Tertekan, Kredibilitas Fiskal Jadi Sorotan

Nasional
1 hari lalu

Gubernur BI Ungkap 4 Paket Operasi Moneter untuk Jaga Nilai Tukar Rupiah

Buletin
1 hari lalu

KPK Gelar OTT di Muara Enim: Bupati Edison dan 9 Orang Lainnya Ditangkap, Ratusan Juta Rupiah Disita

Nasional
3 jam lalu

Purbaya soal Kenaikan Harga Pertamax jadi Rp16.250: Dampak ke Inflasi Relatif Minim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal