Rapat Evaluasi Debat Capres, KPU Pertimbangkan Tambahan Durasi Waktu

Felldy Aslya Utama
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar rapat evaluasi pelaksanaan debat capres dan cawapres perdana bersama perwakilan masing-masing pasangan calon di Kantor KPU, Senin (21/1/2019) hari ini. (Foto: iNews.id/Feldy Utama)

JAKARTA, iNews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar rapat evaluasi pelaksanaan debat capres dan cawapres perdana bersama perwakilan masing-masing pasangan calon di Kantor KPU, Senin (21/1/2019) hari ini. KPU mempertimbangkan adanya tambahan waktu untuk debat selanjutnya.

Komisoner KPU Wahyu Setiawan mengatakan, tambahan waktu debat pilpres menjadi pertimbangan lantaran dari 120 menit waktu yang diberikan, selama 30 menit dipakai untuk iklan.

“Bisa saja tetapi kita tertekan durasi dua jam. Dengan total (digabung), iklan 120 menit tetapi yang isinya itu 90 menit,” kata Wahyu di Kantor KPU, Senin (21/1/2019).

Rapat pematangan debat capres ini sekaligus sebagai bahan evaluasi debat perdana. KPU mengaku telah mendapat kritikan dan masukan dari masyarakat terkait pelaksanaan debat yang dinilai tidak memuaskan. Salah satu faktornya adalah kebijakan pemberian bocoran kisi-kisi pertanyaan kepada masing-masing paslon.

“Kita juga punya konsep di mana setiap debat itu moderatornya ganti, panelisnya ganti,” ujar Wahyu.

Berdasarkan pantauan iNews.id, rapat evaluasi digelar secara tertutup dan baru mulai pukul 16.50 WIB. Rapat evaluasi debat ini dihadiri Ketua KPU Arief Budiman, Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Komisioner Bawaslu Muhammad Afifuddin, Direktur Program TKN Jokowi-Ma'ruf Aria Bima, Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi Priyo Budi Santoso, dan perwakilan media penyiar debat perdana dan kedua. Pemimpin Redaksi iNews TV Yadi Hendriana bersama jajaran MNC Media sebagai perwakilan media penyiar debat kedua Pilpres 2019

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
Buletin
1 bulan lalu

Roy Suryo Soroti Perbedaan Ukuran Dua Salinan Ijazah Jokowi di KPU

Nasional
1 bulan lalu

Roy Suryo Ungkap 2 Salinan Ijazah Jokowi Berbeda Ukuran: Harusnya Ditolak KPU!

Nasional
1 bulan lalu

Bonatua Ungkap Kejanggalan Salinan Ijazah Jokowi dari KPU, Apa Itu?

Nasional
1 bulan lalu

Pengacara Roy Suryo Sebut Ada Upaya Otoritas Menutupi Ijazah Jokowi, Siapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal