Rocky Gerung: Demokrasi Dikepung Elektabilitas, Bukan Intelektualitas

Budi Mulyawan
Pakar filsafat Rocky Gerung. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Pakar filsafat Rocky Gerung kini menanggapi soal kecerdasan intelektualitas. Dalam pertemuan di salah satu kafe di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rocky mengatakan bahwa kehidupan demokrasi saat ini dikepung oleh elektabilitas, bukan lagi intelektualitas.

“Mendirikan bangsa artinya memperbanyak intelektualitas. Tapi kita hari ini kita dikepung oleh elektabilitas. Akibatnya kita kehilangan kesempatan untuk menemukan intelektualitas,” ujar Rocky, Rabu (25/4/2018).

Menurut dia, perpolitikan di Indonesia dewasa ini tidak ubahnya seperti zaman orde baru di mana hanya ada satu argumentasi yang boleh dibenarkan, yaitu argumentasi pemerintah. Karenanya, kata Rocky, demokrasi di negara ini mesti diselamatkan kembali dengan intelektualitas, melalui argumentasi yang sehat.

Pada kesempatan yang sama, Rocky juga menjelaskan alasannya menyebut kata “fiksi” dalam sebuah program tayangan di salah satu televisi nasional, beberapa waktu lalu. Pernyataannya ketika itu sempat menuai polemik dari publik Tanah Air.

“Karena sebetulnya kalau kita periksa latar belakang atau asumsi kalimat yang tersamar itu, di dalam debat itu, masing-masing pihak pada waktu itu ambil perhatian publik dalam rangka menaikkan elektabilitas pasangan per pasangan. Karena itu saya jengkel, saya mau terangkan kata fiksi itu,” katanya.

Belum lama ini, Rocky telah dilaporkan oleh beberapa kalangan ke pihak berwajib. Dia dituding telah menistakan agama lantaran menyebut “kitab suci itu fiksi”. Rocky hanya menanggapi santai laporan tersebut, meski harus berhadapan dengan hukum. Dia mengaku telah menjelaskan secara perinci mengenai makna “fiksi” tersebut di acara televisi yang sama, sehingga tidak ada maksud untuk menistakan agama.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
9 hari lalu

Rocky Gerung Wanti-Wanti Konsekuensi Gugatan Ijazah Gibran Dikabulkan MK: Bisa Krisis Politik

9 hari lalu

Rocky Gerung Tegaskan Tak Bela Prabowo: Gue Membela Pengertian Konstitusi

9 hari lalu

Rocky Gerung Dorong Perubahan Radikal di Pemerintahan Prabowo, Ini Alasannya

9 hari lalu

Rocky Gerung: Saya Dikecam karena Tak Kritik Prabowo, 10 Tahun Lagi Kalian Akan Minta Maaf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal