Romy Sakit Lagi, Perpanjangan Masa Penahanan Batal Dilakukan KPK

Ilma De Sabrini
Tersangka kasus suap pengisinan jabatan pimpinan tinggi (JPT) di Kementerian Agama, Romahurmuziy alias Romy. (Foto: ANTARA)

JAKARTA, iNews.id – Tersangka kasus suap pengisinan jabatan pimpinan tinggi (JPT) di Kementerian Agama (Kemenag), Romahurmuziy, hari ini tidak memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk perpanjangan masa penahanan. Mangkirnya mantan ketua umum PPP itu dari panggilan KPK lantaran sakit.

Akibatnya, perpanjangan penahanan terhadap politikus yang akrab disapa Romy itu batal dilakukan KPK. “Tersangka RMY (Romahurmuziy), anggota DPR, belum dilakukan perpanjangan penahanan bersama dua tersangka lain, karena yang bersangkutan sedang dalam proses pembantaran di RS Polri sejak 2 April 2019,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Kamis (4/4/2019).

Menurut keterangannya, Romy telah menemui dokter KPK untuk memeriksakan kesehatannya. Selanjutnya, Romy dinyatakan dirujuk untuk ditangani di luar Rutan KPK. “Artinya, dari pemeriksaan dokter di KPK, penangananya perlu dilakukan di luar rutan,” ucap Febri.

KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam perkara suap pengisian jabatan di Kemenag. Ketiga tersangka itu adalah Romy, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi, dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin.

Sebagai penerima suap, Romy disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara, sebagai pemberi suap, Muafaq dan Haris disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Desak Dewas Periksa Pimpinan KPK

Nasional
11 jam lalu

Komisi III DPR Wanti-Wanti KPK soal Yaqut Jadi Tahanan Rumah: Jangan Sampai Kabur!

Nasional
14 jam lalu

Bukan Sakit, Ternyata Ini Alasan KPK Ubah Status Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Nasional
14 jam lalu

Mantan Menag Yaqut Tiba-Tiba Jadi Tahanan Rumah, Eks Penyidik KPK: Sangat Janggal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal