Romy Terjerat Korupsi, TKN: Jokowi Dukung Proses Hukum di KPK

Aditya Pratama
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily. (Foto: iNews.id/ Aditya Pratama).

JAKARTA, iNews.id - Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres Cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin prihatin dengan penangkapan terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Romy). TKN menghormati proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily mengatakan, asas praduga tidak bersalah harus dijunjung tinggi dalam penanganan kasus Romahurmuziy. Pemerintah tidak mengintervensi proses hukum di KPK.

"Kita hormati penegak hukum untuk bekerja tanpa intervensi. Kita harus hormati asas praduga tak bersalah," ujar Ace di Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Dia menuturkan, Jokowi mendukung penuh setiap upaya hukum yang dilakukan oleh KPK. Semua orang sama kedudukannya di mata hukum, termasuk Romahurmuziy.

"Bahkan Pak Jokowi menyampaikan dengan tegas 13 Maret lalu tidak ada alasan untuk benarkan korupsi. Tidak ada alasan bagi kita untuk menunda aksi berantas korupsi," ucapnya.

Romy dan empat orang lainnya ditangkap KPK di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (15/3/2019). Penangkapan dilakukan setelah terjadi transaksi uang yang melibatkan penyelenggara negara.

KPK memastikan di antara lima orang itu terdapat anggota DPR. Selain itu ada unsur swasta dan pejabat di Kantor Wilayah Kemenag.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

Sidang Gugatan Ijazah di PN Solo, Penggugat Minta Jokowi Ucapkan Sumpah Pemutus

Nasional
14 jam lalu

Terjaring OTT, Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari Tiba di Gedung KPK

Nasional
4 hari lalu

Jokowi Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Mantan Presiden dan Wapres, Bahas 2 Hal Ini

Nasional
5 hari lalu

Perdana, KPK Gunakan Pasal Benturan Kepentingan dalam OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal