Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Nyaris Sentuh Rp17.800 per Dolar AS

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 52 poin atau sekitar 0,29 persen ke level Rp17.795 per dolar AS pada perdagangan, Selasa (26/5/2026). (Foto: Aldhi Chandra)

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS pada akhir perdagangan, Selasa (26/5/2026). Rupiah turun 52 poin atau sekitar 0,29 persen ke level Rp17.795 per dolar AS.

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi menuturkan, sentimen eksternal yang mempengaruhi datang dari laporan pada Senin malam menyebutkan Amerika Serikat (AS) telah melancarkan serangan baru terhadap lokasi peluncuran rudal dan kapal penebar ranjau di Iran selatan. 

Militer AS mengklaim bahwa serangan tersebut dilakukan untuk "membela diri," dan bahwa gencatan senjata dengan Iran tetap berlaku.

“Tanggapan Teheran terhadap permusuhan baru ini belum segera jelas. Namun, setiap aksi militer baru berpotensi mempersulit negosiasi perdamaian yang sedang berlangsung antara AS dan Iran, terutama setelah Teheran berulang kali memperingatkan AS untuk tidak melakukan serangan lebih lanjut,” tulis Ibrahim dalam risetnya.

Aksi militer baru ini sebagian besar mengimbangi sejumlah laporan sebelumnya yang menyatakan bahwa AS dan Iran telah mencapai kesepakatan kerangka kerja untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz. Harga minyak turun tajam pada hari Senin setelah laporan-laporan ini, meskipun kurangnya kejelasan di lapangan membatasi penurunan harga minyak mentah.

Presiden AS Donald Trump pada hari Senin mengisyaratkan kemajuan dalam negosiasi dengan Iran, dan mengklaim bahwa republik Islam tersebut akan menyerahkan cadangan uranium yang diperkaya. Iran sebagian besar membantah rencana untuk melepaskan uraniumnya, meskipun laporan menunjukkan negara tersebut terbuka untuk negosiasi lebih lanjut mengenai aktivitas nuklirnya.

Dari sentimen domestik, krisis kepercayaan yang berdampak terhadap krisis ekonomi sudah mulai nampak didepan mata akibat pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang belum jelas sampai kapan pelemahan ini akan terjadi, dan berdampak terhadap meningkatnya biaya produksi perusahaan, khususnya industri yang bergantung pada bahan baku impor dan pasar ekspor sehingga meningkatkan risiko pemutusan hubungan kerja (PHK).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.744 per Dolar AS

Nasional
11 hari lalu

Pemerintah bakal Bebaskan PPh Bunga DHE SDA untuk Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Nasional
11 hari lalu

Airlangga Ungkap Perbedaan Pelemahan Rupiah Sekarang dan Era Krisis 98, Apa Itu?

Nasional
14 hari lalu

Purbaya Bocorkan Jurus Kembalikan Rupiah ke Rp15.000 per Dolar AS

Nasional
14 hari lalu

Prabowo Panggil Menteri-Menteri Ekonomi hingga Eks Gubernur BI ke Istana, Bahas Rupiah?

Nasional
1 jam lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Artis Ramai-Ramai Soroti Kondisi Ekonomi

Buletin
2 jam lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

Buletin
2 jam lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal