Satgas Covid-19 Akui Penerapan Peniadaan Mudik Tak Sepenuhnya Sempurna

Binti Mufarida
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengakui kebijakan peniadaan mudik pada Lebaran tahun ini yang dimulai pada 6 Mei 2021 lalu tidak sepenuhnya sempurna. Hal ini terlihat dari masih banyaknya masyarakat yang mencuri-curi agar bisa melaksanakan mudik meski telah dilarang.

“Sebagai penutup pemerintah menyadari dalam penerapan kebijakan peniadaan mudik tidak sepenuhnya sempurna,” kata Wiku secara virtual, Rabu (12/5/2021).

Namun demikian, Wiku menegaskan bahwa kebijakan peniadaan mudik tetap dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Serta juga pemerintah akan mengantisipasi arus balik pasca Idul Fitri.

“Pemerintah terus meningkatkan koordinasi dan kerjasama lintas kementerian dan lembaga dengan pengetatan mobilitas melalui surat tes negatif Covid-19 yang diambil dalam kurun waktu 1x24 jam untuk seluruh moda transportasi dari tanggal 18 sampai 24 Mei 2021,” kata Wiku.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

KA Tambahan Lebaran Berhenti di Jatinegara, Pemudik Tak Perlu ke Gambir dan Senen

Nasional
15 jam lalu

Wakapolri Pantau Arus Mudik, Pastikan 2.746 Pos Operasi Ketupat 2026 Siap Layani Pemudik

Nasional
1 hari lalu

Pesan Prabowo ke Pemudik: Utamakan Keselamatan di Jalan dan Persiapkan dengan Matang

Nasional
1 hari lalu

18 Maret Jadi Tanggal Favorit Mudik Kereta dari Jakarta, Ini Daftar Tujuannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal