Satgas Covid Antisipasi Ancaman Gelombang Ketiga dari Dalam Negeri

Dita Angga
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah saat ini terus mewaspadai kemungkinan munculnya gelombang ketiga di tanah air. Dia mengatakan jika melihat pola sebelumnya maka lonjakan kasus di Indonesia terjadi tiga bulan setelah negara lain mengalaminya.  

“Melihat pola lonjakan kasus di Indonesia yang berselang tiga bulan dari lonjakan di negara lain seperti India, Malaysia dan Jepang maka kita harus waspada dan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan agar kita tidak menyusul lonjakan ketiga dalam beberapa bulan ke depan,” katanya dikutip dari kanal Youtube BNPB, Rabu (22/9/2021).

Namun begitu dia menyebutkan bahwa umumnya peluang lonjakan kasus di Indonesia terjadi saat datang libur panjang dan pelaksanaan kegiatan besar di masyarakat. Sehingga dia mengingatkan bahwa ancaman gelombang ketiga dari dalam negeri juga perlu diantisipasi.

“Walaupun terdapat gelombang baru di beberapa negara lain di dunia namun kita juga perlu memperhatikan ancaman lonjakan kasus yang ada di dalam negeri akibat faktor yang khas ditemui di Indonesia. Misalnya tradisi berkumpul dan berpergian saat hari raya yang sering kali menyebabkan masyarakat abai terhadap protokol kesehatan,” ungkapnya.

Wiku pun mengingatkan bahwa potensi kenaikan kasus dapat dihindari apabila tidak mengendorkan pelaksanaan kebijakan berlapis. Seperti akselerasi vaksinasi, pengendalian mobilitas dalam dan luar negeri, pengendalian aktivitas masyarakat dan menggalakan upaya 3T dan 3M.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Internasional
10 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Nasional
10 hari lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Internasional
14 hari lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Health
15 hari lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal