JAKARTA, iNews.id - Pemerintah diminta mengungkap aktor di balik demonstrasi menolak Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja. Demonstrasi tersebut berujung kericuhan, Kamis (8/10/2020).
Permintaan itu disampaikan oleh Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di tengah kabar yang menuduh dia di balik demonstrasi tersebut. Pernyataan ini disampaikan SBY dalam acara mengobrol santai, Minggu (11/10/2020) yang diunggah melalui Youtube, Senin (12/10/2020).
“Saya kok enggak yakin kalau Pak Airlangga, Pak Luhut atau BIN yang dimaksud itu saya. Hubungan saya dengan Pak Airlangga selama ini baik, dengan Pak Luhut juga baik, dengan BIN juga enggak masalah. Saya enggak yakin kalau BIN menganggap saya sebagai musuh negara, saya kira enggak lah,” ujar SBY menjawab pertanyaan dari auidens terkait tudingan sejumlah menteri Jokowi.
Dia khawatir akan menimbulkan kecurigaan publik jika tidak ada kejelasan dari pemerintah mengenai aktor yang dimaksud di balik demonstrasi tersebut. Polemik mengenai aktor yang membiayai demonstrasi menolak UU Cipta Kerja itu, kata dia akan terus bergulir tanpa ada kejelasan dari pemerintah.
“Hukum harus ditegakkan. Harus disebutkan, kalau tidak nanti negaranya melakukan hoaks, tidak bagus karena kita harus percaya pada pemerintah kita, harus hold trust, kepercayaan kepada pemerintah kita menjalankan tugas-tugasnya,” ucapnya.
Menurutnya, para menteri lebih mengetahui seputar polemik aktor demonstrasi penolakan Cipta Kerja. Dia menyarankan pertanyaan seputar polemik aktor tersebut ditanyakan langsung kepada menteri yang ada di kabinet Joko Widodo (Jokowi).
“Dan saya yakin beliau kalau ditanya oleh pers oleh rakyat mesti mau menjelaskan itu, itulah etika yang harus dimiliki siapapun yang mengemban amanah memimpin negeri ini,” katanya.