Sebut Stadion Kanjuruhan Tak Layak Gelar Laga Berisiko Tinggi, Ini Temuan TGIPF

Yohannes Tobing
TGIPF meninjau Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang menjadi lokasi tragedi tewasnya 131 orang usai laga Arema FC versus Persebaya Surabaya. (Foto: Kemenko Polhukam)

JAKARTA, iNews.id - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) telah melihat langsung Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang menjadi lokasi tragedi tewasnya 131 orang usai laga Arema FC versus Persebaya Surabaya. TGIPF menyebut stadion ini tak layak menggelar laga berisiko tinggi atau high risk match.

Hal itu disampaikan anggota TGIPF, Nugroho Setiawan yang merupakan AFC Safety Security Officer dan PFA Safeguardian Committee Chairman. Selain memeriksa stadion, TGIPF juga menemui sejumlah saksi antara lain Aremania, dan banyak unsur pelaksana lapangan yang terlibat saat kejadian.

“Mungkin kalau medium atau low risk masih bisa. Jadi artinya, untuk high risk match kita harus membuat kalkulasi yang sangat konkrit, misalnya bagaimana mengeluarkan penonton dalam keadaan daruat," kata Nugroho, Minggu (9/10/2022).

Sementara dia melihat pintu masuk tribun di Stadion Kanjuruhan berfungsi juga sebagai pintu keluar.

"Itu tidak memadai. Kemudian tidak ada pintu darurat,” ucapnya.

Nugroho mengatakan struktur pintu menjadi hal yang harus segera diperbaiki pada Stadion Kanjuruhan. Kemudian juga mempertimbangkan mengenai aspek akses seperti anak tangga sesuai safety description. 

Sementara itu anggota TGIPF lainnya, Mayjen TNI (Purn) Suwarno mengatakan tim sudah berhasil bertemu dengan semua unsur pengamanan yang terkait. Baik dari unsur kepolisian, Brimob, kemudian unsur -unsur pengendali lapangan, dan juga unsur-unsur TNI. 
 
“Kita sudah mendapatkan informasi dari unsur panitia pelaksana di lapangan, unsur dari steward, dari security officer, dan hari ini tim sempat melihat ke Stadion Kanjuruhan. Semua informasi ini kita akan jadikan sebagai masukan, dan nanti kita akan olah di Jakarta,” ujar Suwarno. 
 
Menurut Suwarno, tim TGIPF juga bertemu dengan beberapa perwakilan dari Aremania yang merasakan langsung saat kejadian di Kanjuruan. Tim berharap mendapatkan masukan yang komprehensif dari semua unsur.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Seleb
12 hari lalu

Raffi Ahmad Salut Sport Tourism Jadi Tren Baru di Kalangan Anak Muda

Destinasi
12 hari lalu

Sport Tourism Half Marathon Perdana di Malang 26 April 2026, Kemenpar Beri Lampu Hijau!

Nasional
2 bulan lalu

Presiden Resmikan SMA Taruna Nusantara Malang, Menko AHY: Siapkan SDM Unggul menuju Indonesia Emas 2045

Nasional
2 bulan lalu

Prabowo Ingin Taruna Nusantara Cetak Pemimpin yang Antikorupsi 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal