Sempat Kontak Tembak dengan Satgas Madago Raya, Satu DPO Teroris Poso Tewas

Puteranegara Batubara
Ilustrasi Densus 88 Anti-Teror. Satu orang DPO tewas usai baku tembak(foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Satgas Madago Raya sempat terlibat kontak tembak dengan kelompok teroris Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Dalam baku tembak itu, satu buronan anak buah dari Ali Kalora tersebut yakni, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang alias Basir, tertembak sehingga meninggal dunia. 

"Bahwa tim kejar Satgas Madago Raya sekitar pukul 10 WITA terjadi kontak tembak dengan terduga teroris Poso," kata Wakasatgas Humas Ops Madago Raya AKBP Bronto Budiono kepada awak media, Jakarta, Selasa (4/1/2022).

Bronto menjelaskan, saat ini, Satgas Madago Raya sedang melakukan evakuasi terhadap jenazah DPO teroris Poso tersebut. 

"Sementara jenazah akan di evakuasi ke rumah sakit Bhayangkara Palu untuk dilakukan autopsi dan identifikasi dari tim DVI Polda Sulteng," ujar Bronto.

Diketahui, masih ada empat sisa DPO teroris Poso, dua dari Poso yaitu Suardin alias Farhan alias Abu Farhan dan Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang alias Basir, serta dua dari Bima NTB yaitu Jafar alias pak Guru alias Askar dan Imam alias Galuh alias Nae.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Internasional
7 hari lalu

Pakistan Mencekam, Pasukan Pemerintah Bunuh 145 Anggota Kelompok Separatis

Nasional
31 hari lalu

Pengacara Roy Suryo Minta Polisi Usut Tuntas Laporan terhadap 7 Pendukung Jokowi

Nasional
1 bulan lalu

Densus 88 Tangkap 7 Teroris Jaringan NII dan Ansharut Daulah pada Momen Nataru

Buletin
3 bulan lalu

Ngeri! 110 Anak Direkrut Teroris Lewat Game Online dan Instagram

Nasional
3 bulan lalu

Komdigi Take Down 8.320 Konten Radikal Terorisme, Terbanyak di Facebook

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal