JAKARTA, iNews.id - Ketua umum (Ketum) Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) dikabarkan siap meletakkan jabatannya seiring penetapan tersangka yang disandangnya dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP. Belum diketahui kapan Setnov akan menyampaikan pengunduran dirinya.
Ketua DPD Partai Golkar tingkat I NTT, Melki Laka Lena mengaku mendapatkan informasi rencana pengunduran diri itu dari orang dekat Setya Novanto. Namun dia enggan mengungkapkan siapa nama orang dekat dimaksud."Menurut saya, Setya Novanto masih mencari waktu yang pas. Harus secara tertulis karena tidak bisa lisan," ungkap Melki dalam Talkshow Polemik Radio MNC Trijaya dengan tema 'Mencari Sosok Masa Depan Golkar' di Jakarta, Sabtu (2/11/2017).Menurutnya, rencana Setya Novanto itu sangat positif bagi Partai Golkar maupun DPR. Dia mencontohkan sikap positif Setya Novanto pernah dibuktikan ketika dirinya disebut-sebut terlibat kasus perpanjangan kontrak Freeport yang dikenal Papa Minta Saham."Kalau soal waktu saya kira mirip seperti pada kasus Papa Minta Saham yang akhirnya Pak Novanto mundur juga. Tapi setelahnya semua malah berakrobatik politik," ucapnya.