Stafsus Presiden Sebut Sampah Atribut Kampanye Bisa Diolah dengan Metode Masaro, Jadi BBM-Cat Tembok

Felldy Aslya Utama
Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono menawarkan solusi pengolahan sampah atribut kampanye. (Foto istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono menyebut baliho dan atribut kampanye akan berakhir menjadi puluhan ton sampah yang menumpuk. Sampah tersebut bisa diselesaikan dengan metode masaro.

“Ini sampah-sampah pemilu mulai dari topi, baliho sampai kaos bisa diselesaikan oleh Masaro, oleh Prof Zainal," kata Diaz Hendropriyono, Rabu (24/1/2024).

Masaro merupakan manajemen sampah zero yang menggunakan teknologi pengelolaan sampah menghasilkan zero waste. 

Perintis Masaro, Prof Akhmad Zainal Abidin yang berdiskusi dengan Diaz menyatakan sampah kampanye bisa diolah menjadi BBM, latex alam untuk cat tembok, dan pestisida organik.

Di akhir, Diaz mengapresiasi Masaro yang sudah mengembangkan teknologi dan siap olah sampah kampanye. Di saat yang bersamaan, Diaz pun mengingatkan parpol dan caleg agar siap untuk bersihkan sampah hasil pemilu,

“Apakah parpol dan para caleg siap untuk membersihkan sampah hasil pemilu? Ingat ya setelah 14 Februari akan ada sampah menumpuk di seluruh Indonesia," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Bahlil Kembali Buka Peluang Naikkan Harga BBM Non-Subsidi

Nasional
4 jam lalu

Darurat Sampah, RI Hanya Mampu Kelola 37 Ribu Ton per Hari

Nasional
7 jam lalu

RI Darurat Sampah, Produksi Capai 143.000 Ton per Hari!

Nasional
2 hari lalu

Kata Bahlil soal Nasib Pertalite Cs usai Harga Pertamax Turbo Naik jadi Rp19.400 per Liter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal