Tabrakan KA Turangga dan Bandung Raya, Wapres Minta KAI Evaluasi

Binti Mufarida
Wapres Ma'ruf Amin menyebut kecelakaan KA Turangga dan commuter line Bandung Raya merupakan kejadian fatal. (Foto MPI).

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan evaluasi atas kecelakaan KA Turangga dan commuter line Bandung Raya di Cicalengka, Bandung. Penyebab kecelakaan apakah human error atau pengaturan teknis.

“Mungkin itu perlu dikoreksi di mana letaknya, apa manusia human error ya atau ada ya pengaturan teknisnya. Kalau human error itu harus betul-betul seleksi yang bertanggung jawab mengatur itu,” ungkap Wapres kepada awak media di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (5/1/2024). 

Menurut dia, kecelakaan kereta api tersebut tidak diinginkan. Oleh sebab itu, KAI perlu mencari masalahnya.

“Sesuatu kejadian yang tentu tidak diinginkan, orang tidak mungkin (inginkan). “Tetapi kan ini masalahnya masalah teknis kan, pengaturan kan, pengaturan yang terjadi ada distorsi sehingga terjadi tabrakan itu,” tambahnya.

Wapres menegaskan kecelakaan kereta api tersebut merupakan kejadian fatal. Sebab ada kerugian dan menimbulkan nyawa orang meninggal.

“Nah itu yang saya kira nggak boleh terjadi. Nah itu betul-betul menurut saya fatal. Karena itu kedepan harus betul-betul lebih teliti lah. Ini nyawa manusia dan tentu kerugian-kerugian lainnya," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jadi Tersangka, Sopir Taksi Green SM Pemicu Tabrakan KA di Bekasi Tak Ditahan

57 tahun lalu

Sopir Taksi Green SM yang Tertabrak KRL di Bekasi Timur Ditetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Terungkap, KA Argo Bromo Dapat Sinyal Hijau di Stasiun Bekasi sebelum Tabrak KRL

57 tahun lalu

KNKT Ungkap KA Argo Bromo Mulai Ngerem 1,3 Km Sebelum Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal