Tekan Penyebaran Covid-19, Pemerintah Diminta Terapkan Pembatasan Secara Nasional

Kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali tidak akan efektif untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra menyebut Kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali tidak akan efektif untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Menurut dia, kebijakan PPKM ini jika masih diterapkan secara parsial atau hanya pada segmentasi wilayah tertentu saja tidak akan berjalan mulus. 

Kebijakan secara nasional harus benar-benar bisa diterapkan oleh pemerintah. "Nah jadi kalaupun dikembalikkan pada istilah aslinya PSBB, PSBB nasional. Ini baru bisa memutus mata rantai Covid-19. Tetapi kalau parsial atau tersegmentasi seperti saat ini tidak lagi efektif. Kasus akan terus naik, bahkan rekor-rekor baru pun akan terus tercipta," katanya saat dihubungi MNC Portal, Selasa (19/1/2021) malam.

Dia menjelaskan, kenaikan kasus harian sekarang ini memang disebabkan oleh berbagai faktor yang sudah kumulatif sifatnya. Tidak hanya berkaitan dengan aktivitas saja, tetapi memang transmisi dan kecepatan virus ini luar biasa.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Bisnis
3 tahun lalu

Tabungan Orang RI di Bank Rp690 Triliun, Jokowi Dorong Masyarakat Belanja Sebanyak-banyaknya

Bisnis
3 tahun lalu

Ribuan Hotel Dijual di Situs Online, Terbanyak di Bali

Bisnis
3 tahun lalu

PPKM Dihapus, BEI Kembali Buka Main Hall Bursa untuk Publik Mulai Hari Ini

Bisnis
3 tahun lalu

Targetkan 70.000 Penumpang Harian di 2023, MRT Minta Kemenhub Buka Pembatasan Kuota

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal