TPM Ganjar-Mahfud Ajak Pihak yang Halangi Kampus Bersuara Ingat Tuhan

Felldy Aslya Utama
Wakil Ketua TPM Ganjar-Mahfud Achyar Al Rasyid mengajak pihak-pihak yang menghalangi kampus bersuara terkait kondisi demokrasi segera mengingat Tuhan. (Foto: TPM Ganjar-Mahfud)

JAKARTA, iNews.id - Tim Pemenangan Muda (TPM) Ganjar-Mahfud mengajak pihak-pihak yang berupaya menghalangi kritik kampus terhadap kondisi demokrasi di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengingat Tuhan. Sebab, rakyat memiliki hak untuk bersuara.

"Kepada pihak-pihak yang menghalangi para insan cendekiawan di kampus untuk melakukan agenda deklarasi, pernyataan sikap, petisi dan lain sebagainya terhadap kondisi demokrasi dan politik Indonesia hari ini, ingat kita sama-sama rakyat, semua punya hak untuk menyampaikan aspirasinya, jangan coba-coba menghalangi dan segera ingat Allah, Tuhan yang Maha Esa," ujar Wakil Ketua TPM Ganjar-Mahfud, Achyar Al Rasyid, dalam keterangannya, Jumat (9/2/2024).

Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam 2018-2020 itu mengatakan, kritik dari berbagai kampus itu merupakan pengingat bahwa demokrasi di Indonesia sedang darurat.

"Dikarenakan banyak pihak-pihak yang sedang memanfaatkan kekuasaannya untuk terus mempertahankannya dengan cara-cara yang tidak etis," ujar Koordinator Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia 2022-2023 itu.

Sebelumnya, Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3 Mahfud MD mengaku mendapat laporan dari sejumlah rektor ada pihak tertentu yang meminta memberi testimoni positif mengenai Jokowi. Testimoni positif itu direkam dalam bentuk video lalu bakal diedarkan di media sosial. 

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) itu mengatakan testimoni tersebut diduga untuk menandingi kritik dari para sivitas akademika terhadap Jokowi.  Dalam catatan Mahfud, sejak Senin (5/2/2024), sudah ada 59 perguruan tinggi yang menyatakan sikap untuk mengawal pemilu. 

"Ini laporan kepada saya dari beberapa rektor, disuruh untuk membuat pernyataan yang menyatakan bahwa Pak Jokowi itu orangnya negarawan dan baik. Kedua, Pak Jokowi disebut berhasil mengatasi krisis, ketiga, pemilu berjalan dengan baik. Ada yang membuat pernyataan dan template-nya sama," ujar Mahfud di Bengkulu, Selasa (6/2/2024).

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Prabowo Izinkan Kritik dan Koreksi: Tapi Fitnah Tidak Bagus

Nasional
7 hari lalu

Prabowo Tegaskan Terbuka Dikritik: Justru Saya Terbantu

Nasional
12 hari lalu

Prabowo Heran Menteri ke Lokasi Bencana Dikritik hanya Melihat: Masa Ikut Macul?

Nasional
12 hari lalu

Prabowo Respons Komentar Nyinyir terkait Penanganan Bencana Sumatra: Kita Anggap sebagai Peringatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal