Wapres Ma'ruf Amin Instruksikan Segera Evakuasi Korban Erupsi Gunung Marapi

Binti Mufarida
Wapres Ma'ruf Amin minta korban erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat segera dievakuasi. (Foto Setwapres).

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menginstruksikan segera dilakukan evakuasikorban erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat. Hingga saat ini sudah ada 18 orang meninggal dievakuasi.

"Pertama saya kira supaya korban-korban itu segera dievakuasi ya. Kerja sama tentu BNPB dan BPBD, Provinsi dan juga kabupaten Agam dan Tanah Datar ini supaya segera dievakuasi," tegas Wapres dalam keterangannya usai menghadiri acara di Bali, Rabu (6/12/2023).

Dari data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan, hingga Selasa (5/12) pukul 22.28 WIB, jumlah korban terkonfirmasi meninggal dunia akibat Erupsi Gunung Marapi menjadi 15 orang. Kemudian jumlah pendaki yang masih belum bisa dievakuasi sebanyak 8 orang.

Wapres juga melarang masyarakat mendaki ke daerah yang berbahaya. "Kemudian juga ada kerjasama antara BPBD dan mitigasi vulkanik (PVMBG) supaya mereka kerjasama untuk terus memantau jangan sampai nanti akan terjadi bahaya tidak ada warning untuk pelarangan."

Lebih lanjut, Wapres juga merespon alat-alat pemantauan Gunung Api yang sering dicuri. "Dan tadi seperti dikatakan ada yang dicuri ya, itu supaya pengamanannya."

"Nah ini jadi ke depan hal ini supaya lebih dibenahi, hal-hal yang bisa mencegah terjadinya pendakian di saat-saat terjadi yang bahaya," pungkasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Lacak Aset Hanania Travel, Upaya Pulihkan Hak Korban

57 tahun lalu

3 WNA Ditemukan Terkapar di Apartemen Cengkareng Jakbar, 2 Tewas

57 tahun lalu

Motif Mantan Istri Dalangi Pembunuhan WN Korsel di Tambun Bekasi, Dendam-Ingin Kuasai Harta

57 tahun lalu

Putar Rekaman CCTV di Sidang, Hakim Soroti Arah Siraman Air Keras Terdakwa ke Andrie Yunus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal