Warga Aceh Kibarkan Bendera Putih, Mendagri: Kami Minta Maaf bila Ada Kekurangan

Riyan Rizki Roshali
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (foto: Sekretariat Presiden)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mewakili pemerintah menyampaikan permintaan maaf jika terdapat kekurangan dalam penanganan bencana banjir dan longsor di Aceh. Dia mengatakan, kendala yang dihadapi dalam penanganan bencana sangat besar.

Hal itu disampaikan Tito saat merespons adanya warga terdampak bencana di Aceh yang mengibarkan bendera putih sebagai tanda menyerah.

“Mengenai tadi pengibaran bendera putih ya, jadi inilah menurut kami wujud aspirasi warga dalam menghadapi situasi bencana yang dialami,” kata Tito di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025).

“Dengan segala kerendahan hati kami minta maaf ya bila ada kekurangan yang ada. Memang kendala yang dihadapi cukup besar karena medan yang cukup berat ya,” sambung dia.

Tito menegaskan, pemerintah berkewajiban untuk terus bekerja dalam mengatasi berbagai kendala dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Korban Tewas Bencana Sumatra Bertambah, Total 1.204 Orang

Nasional
7 hari lalu

Satgas PKH Buka Peluang Jerat Perusahaan Lain Penyebab Banjir dan Longsor Sumatra

Nasional
7 hari lalu

Mendes Ungkap 29 Desa di Aceh dan Sumut Hilang Diterjang Banjir dan Longsor

Nasional
8 hari lalu

KLH Gugat 6 Perusahaan Terkait Bencana di Sumatra, Tuntut Rp4,9 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal