BRIN Kembangkan Fast Charging Mobil Listrik, Bagaimana untuk Motor?

Muhamad Fadli Ramadan
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan model fast charging untuk mobil listrik. (Foto: Muhamad Fadli)

JAKARTA, iNews.id - Infrastruktur masih menjadi kendala dalam akselerasi kendaraan listrik di Indonesia, khususnya stasiun pengisian baterai. Terlebih pengisian cepat atau fast charging sangat dibutuhkan untuk memudahkan pengguna mobil listrik.

Saat ini, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) baru mengembangkan model fast charging untuk mobil listrik. Ini disebabkan baterai yang digunakan sebagian besar motor listrik belum mendukung untuk diisi dengan menggunakan daya besar.

"Kalau untuk mobil, baterainya sudah siap untuk diisi daya besar, bisa cepat. Kalau untuk motor sementara ini baterai yang digunakan relatif belum siap," kata Kepala Program Inovasi Charging Station BRIN, Riza, Jumat (30/9/2022).

Dia menjelaskan fast charging pengembangan BRIN sudah siap disebarluaskan. Alat tersebut juga sudah lolos uji. Bahkan, telah digunakan pengemudi taksi.

Untuk motor listrik, saat ini BRIN sedang mengembangkan teknologi baterai agar bisa diisi menggunakan port fast charging. Namun, ini masih membutuhkan kajian dan penelitian yang lebih dalam sebelum mengajak industri terkait bekerja sama memproduksi baterai.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
6 jam lalu

Jaecoo Bakal Luncurkan Mobil Bisa Parkir Sendiri Tanpa Pengemudi di GIIAS 2026

4 hari lalu

Wuling Pastikan Aira EV Meluncur di GIIAS 2026, Harga di Bawah Rp200 Juta? 

5 hari lalu

Bakal Panaskan GIIAS 2026, Ini Alasan Hyundai Boyong Ioniq 3

6 hari lalu

Hyundai Siapkan Kejutan Mobil Listrik Prototipe 7-Seater di GIIAS 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal