Kapan Ban Harus Diganti, Berdasarkan Waktu atau Kilometer? Perhatikan Ini

Dani M Dahwilani
Masa pakai ban maksimal bisa sampai 100.000 km, tapi jika TWI-nya sudah kena, walau baru 60.000 km harus diganti. (Foto: Dok/iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Ban adalah komponen penting pada kendaraan. Bagian yang menggerakkan mesin ini fungsinya sangat vital terkait performa, kenyamanan dan keamanan kendaraan.

Kapan ban harus diganti, apakah berdasarkan waktu alias usia pakai atau kilometer? Manager Training Dunlop, Bambang Hermanu Hadi mengatakan di Indonesia biasanya berdasarkan waktu. Padahal, waktu itu banyak parameternya tidak sama.

"Saya pakai mobil yang dipakai rutin. Model berkendara saya kencang. Ini lain dengan kendaraan yang digunakan seminggu sekali. Kalau dipakai seminggu sekali bisa 5-6 tahun, kalau saya 2 tahun harus sudah ganti," ujarnya saat berbincang dengan media, baru-baru ini.

Menurut Bambang, paling bagus patokannya adalah kilometer (jarak tempuh). Tapi, ada batasan limit dari pabrik, bila tread wear indicator (TWI) sudah sampai batas keausan maka harus diganti.

"Masa pakai ban maksimal bisa sampai 100.000 km. Tapi jika TWI-nya sudah kena, walau baru 60.000 km harus segera diganti, tidak bisa ditawar-tawar lagi," katanya.

Dia menjelaskan, kenapa TWI jika sudah kena harus diganti, ini terkait kemampuan ban dalam membuang air. Jika dipakai pada musim panas tidak ada hujan mungkin aman walau TWI sudah kena.

"Permasalahannya di musim hujan, jika kemampuan buang air tidak sampai 4 liter per detik pada kecepatan 80 km per jam, pada ketinggian air 1 cm pun ban akan ngambang di atas air (hydroplaning). Jika sudah mengambang direm pun tidak bisa," ujar Bambang.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Aksesoris
6 hari lalu

Jelang Mudik Lebaran, Periksa Kondisi Ban hingga Tekanan Angin

Aksesoris
10 hari lalu

Intip Ban Mobil Listrik dan Hybrid di IIMS 2026

Aksesoris
29 hari lalu

Kembangkan Ban Generasi Terbaru, Dunlop Kenalkan Teknologi Blue Response TG

Aksesoris
31 hari lalu

Jadikan Indonesia Basis Produksi di Asia Tenggara, Produsen Ban China Sailun Bangun Pabrik Rp4 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal