Penyebab Oli Mesin Berkurang, Perhatikan Bagian Ini

Riyandy Aristyo
Seiring dengan usia pakai, komponen kendaraan akan aus sehingga menyebabkan kebocoran pada pelumas mesin. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Salah satu komponen penting pada kendaraan, baik roda dua maupun empat adalah pelumas alias oli mesin. Cairan ini wajib mendapat perhatian khusus agar mesin kendaraan tetap awet.

Saat memeriksa volume pelumas, sangat mungkin indikator deep stick oli menunjukkan berkurang atau di bawah standar. Hal ini tidak boleh dibiarkan, pasalnya oli mesin memegang peran penting dalam memaksimalkan kinerja mesin.

Apa penyebab oli mesin berkurang? Dilansir dari situs resmi Suzuki, berikut penyebabnya:

Pertama, kebocoran pada bagian Drain Plug. Bagian ini berfungsi membuang oli dari dalam mesin. Biasanya komponen tersebut berbentuk baut yang diulirkan ke dalam bagian bawah carter dan dilengkapi dengan seal khusus untuk menjaga agar oli tidak merembes melewati celah uril.

Seiring bertambahnya usia mesin, dan seringnya komponen ini dibongkar pasang dalam kondisi suhu mesin panas memungkinkan drain plug mengalami kerusakan. Untuk mengatasi masalah bocor di bagian ini, Anda bisa mengganti karet seal lebih dulu. Jika masalah ini belum tertangani, segera ganti drain plug dengan yang baru, atau dalam kondisi mendesak, Anda bisa menggunakan bantuan sealtip pipa untuk merapatkan antara uril block mesin dan drain plug.

Kedua, kebocoran carter atau oil pan. Bagian ini berfungsi sebagai menampung oli mesin yang akan digunakan untuk melumasi seluruh komponen di dalamnya. Bentuk oil pan ini mirip bak yang dibaut ke blok mesin dengan lapisan lem sealant. Nah, biasanya area sambungan inilah yang jadi biang kerok rembesan oli.

Untuk mengatasinya, Anda harus melakukan pemasangan kembali oil pan dengan menggunakan pelapis lem sealant. Pastikan juga saat akan melapisi carter dengan lem baru Anda sudah membersihkan seluruh sisa lem lama. Ingat, gunakan lem berkualitas baik.

Ketiga, terjadi penguapan. Dalam kondisi suhu mesin yang sangat tinggi, oli mesin bisa menguap, meskipun kasus seperti ini tergolong jarang. Umumnya, masalah terjadi terjadi saat sistem pendingin mesin tidak berjalan maksimal hingga mobil mengalami overheat.

Selain itu, masalah ini bisa terjadi karena penggunaan oli berkualitas buruk. Untuk mengatasinya, pastikan sistem pendingin mesin berjalan maksimal, dan pilih oli berkualitas tinggi saat melakukan pergantian. Kalau bisa, pilih oli yang memiliki fitur pendingin mesin, bukan hanya sebagai pelumas.

Selain karena hal di atas, kebocoran pun bisa disebabkan karena advertisement, kerusakan seal klep, ring piston dan silinder mesin sudah aus, dan block mesin retak. Untuk mengatasi kerusakan lebih parah, segera periksakan kendaraan Anda ke bengkel terpercaya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Teknologi Terus Berubah, Valvoline Fokus Kembangkan Pelumas Kendaraan Selama 160 Tahun

5 bulan lalu

Kembangkan Teknologi Pelumas Sepeda Motor, Motul dan Kawasaki Kolaborasi

8 bulan lalu

Mengintip Standar API SQ pada Oli Kendaraan, Apa Itu?

11 bulan lalu

Ada 3 Jenis Pelumas Full Synthetic, Semi Synthetic dan Mineral, Intip Perbedaannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal