Produksi Baterai Mobil, Eks Bos Jasa Keamanan AS Investasi Rp7,2 T

Riyandy Aristyo
Mantan bos perusahaan keamanan AS, Blackwater, Erik Prince menginvestasikan dana Rp7,2 triliun untuk mengembangkan baterai kendaraan listrik. (Foto: The Intercept)

VIRGINIA, iNews.id - Mantan bos perusahaan keamanan AS, Blackwater, Erik Prince menginvestasikan dana untuk pengembangan baterai kendaraan listrik. Berapa nilai investasi yang dikucurkan?

Dilansir dari Reuters, Kamis (3/1/2019), dana yang dia gelontorkan mencapai 500 juta dolar AS atau sekitar Rp7,2 triliun. Dana tersebut dikucurkan untuk deposit logam, seperti kobalt, tembaga dan lithium, yang sebagian besar berada di Afrika dan Asia.

"Perusahaan-perusahaan China belum tentu tertarik dengan eksplorasi yang sangat hulu. Mereka ingin membeli sesuatu dalam produksi. Ini meninggalkan celah untuk kami," ujar Erik Prince.

Dia berharap permintaan logam yang digunakan dalam baterai mobil akan meningkat di tahun-tahun mendatang. Ini karena industri otomotif global sedang gencar meningkatkan produksi mobil listrik.

Sekadar informasi, Prince menjual Blackwater pada 2010. Sejak itu, dia menjalankan bisnis keamanan dan logistik bernama Frontier Services Group yang berinvestasi di bidang sumber daya alam.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
3 hari lalu

Mengaspal di Indonesia, Intip Fitur Keselamatan pada Mobil Listrik Deepal S07

Mobil
10 hari lalu

Bakal Luncurkan Mobil Hybrid dan Listrik di 2026, Ini Langkah Honda

Mobil
14 hari lalu

Minat Mobil Listrik di Singapura Disebut Menurun, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Megapolitan
15 hari lalu

Kecelakaan di Jalan Gatot Subroto, Mobil Listrik Tabrak Separator Busway

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal