4 Alasan Orang Jepang Jarang Beli Mobil, Bikin Kaget Harga Buat SIM di Sana Rp36,7 Juta

Muhamad Fadli Ramadan
Terungkap masyarakat Negeri Sakura Jepang jarang membeli mobil dan menggunakan kendaraan pribadi. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id – Jepang merupakan salah satu negara industri otomotif terbesar di dunia. Beberapa merek populer lahir di negara ini, sebut saja Toyota, Honda, Suzuki, Mitsubishi, Mazda dan sebagainya.

Tapi, masyarakat Negeri Sakura malah jarang menggunakan kendaraan pribadi. Bahkan ogah membeli motor atau mobil untuk akitivitas sehari-hari. Ini membuat Jepang menjadi salah satu negara yang jarang terjadi kemacetan.

Mayoritas penduduk Jepang yang tinggal di kota-kota besar memilih menjalani aktivitas mereka menggunakan transportasi umum. Kereta yang menjadi andalan mereka, tapi banyak juga yang menggunakan bus atau bersepeda.

Lantas, apa yang menyebabkan masyarakat Jepang jarang menggunakan mobil pribadi atau tak ingin membeli mobil? Dirangkum dari berbagai sumber berikut alasan penduduk di Negara Matahari Terbit jarang membeli mobil.

1. Biaya bikin SIM Mahal dan ketat

Dikutip dari Leasejapan, setiap orang yang ingin membeli mobil harus menunjukkan SIM, baik SIM Internasional maupun SIM Jepang yang masih berlaku.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
6 hari lalu

Danantara Buka Opsi Impor KRL Bekas dari Jepang, Kebutuhan Kereta Mendesak

7 hari lalu

Hotel Kapsul Indonesia Mulai Bidik Jepang, Ini Alasannya!

8 hari lalu

Menhan Sjafrie Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera kepada Personel JMSDF yang Terlibat Tangani Karhutla

8 hari lalu

Jepang Akhiri Misi Karhutla di Kalimantan, Menhan Sjafrie Apresiasi dan Anugerahkan Tanda Kehormatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal