Bahan Bakar dan Pengereman Tak Sesuai, Suzuki Recall 2 Juta Mobil

Riyandy Aristyo
Sistem bahan bakar dan pengereman tak sesuai, Suzuki Motors Corporation menarik kembali (recall) dua juta unit produk di Jepang. (Foto: Car Brand Names)

SHIZUOKA, iNews.id - Suzuki Motors Corporation (Suzuki) menarik kembali (recall) dua juta unit mobil di Jepang. Ini dilakukan setelah Kementerian Transportasi Jepang menyatakan konsumsi bahan bakar dan sistem pengereman tidak sesuai laporan.

Dikutip dari Japan Times, Senin (22/4/2019), penarikan mobil total sebanyak 2,02 juta ini merupakan yang tertinggi sejak 1981. Suzuki pun mengakui ada kelalaian petugas dalam pengecekan terakhir.

Awalnya, Suzuki merilis laporan hasil investigasi internal yang kemudian diverifikasi kementerian. Ternyata, laporan tersebut menunjukkan ada kesalahan inspeksi yang terus berlanjut.

Suzuki mengakui ada ketidakakuratan informasi soal efisiensi bahan bakar dan tingkat emisi yang diinformasikan pada Agustus 2018.

Jumlah mobil yang ditarik tersebut terdiri atas 29 model, antara lain minicar Spacia dan model-model yang dibuat Suzuki Motors yang dipasarkan Nissan, Mazda Motor Corp dan Mitsubishi Motors Corp.

"Kami harus berurusan dengan masalah ini. Sebab, kami perlu mengambil tindakan," kata Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata, Keiichi Ishii.

Menanggapi permintaan recall tersebut, Suzuki menyatakan menerima dan akan bekerja sama sepenuhnya dengan kementerian.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
4 hari lalu

Suzuki Boyong 6 Model Mobil di Giicomvec 2026 dari Ambulans hingga Kendaraan MBG

Mobil
10 hari lalu

Mobil Sering Kehujanan, Ini 8 Komponen Penting Kendaraan Harus Diperhatikan

Mobil
24 hari lalu

Penjualan Kendaraan Komersial Naik, Suzuki Lihat Jadi Pertanda Baik Pasar Otomotif Nasional

Mobil
29 hari lalu

Produsen Mobil di Indonesia Waspadai Dampak Buruk Konflik di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal