JAKARTA, iNews.id - Animo pecinta otomotif terhadap mobil ikonik Suzuki Jimny di Indonesia sangat besar. Namun, ketersediaan mobil yang hanya diproduksi di Jepang tersebut sangat terbatas. Saking besarnya minat konsumen, inden di salah satu dealer Suzuki mencapai 100 bulan atau sekitar 8 tahun 4 bulan.
Atas dasar itu, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memutuskan untuk menyetop sementara pemesanan Suzuki Jimny di beberapa dealer. Langkah ini diambil agar konsumen tidak kecewa, karena waktu tunggu yang terlalu lama. Indonesia sendiri seperti diketahui hanya dijatah 50 unit per bulan.
Direktur Marketing 4W PT SIS, Sony Saputra menjelaskan, antrean Suzuki Jimny panjang karena suplai terbatas. Tidak hanya di Indonesia antrean konsumen juga terjadi di luar negeri.
"Kebetulan alokasi yang diterima untuk Indonesia 50 unit per bulan, kami rutin mendapatkannya. Namun, tingginya permintaan tidak sebanding dengan ketersediaan unit kendaraan, membuat kami terpaksa menutup sementara pemesanan Suzuki Jimny di beberapa dealer," ujar Donny, saat berbincang dengan iNews.id, baru-baru ini.
Dia menuturkan untuk menjaga loyalitas penggemar Jimny, Suzuki berusaha bersikap adil dengan membagikan unit ke sekitar 53 dealer yang ditunjuk untuk penjualan mobil ini sesuai urutan pemesanan.
"Kami usahakan semua kebagian walaupun sedikit. Alokasi kami berikan tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tapi di dealer-dealer daerah. Ada konsumen di Pulau Jawa sampai memesan di Papua. Tapi di sana juga antreannya panjang," katanya.
Di Indonesia, Suzuki Jimny dibanderol mulai dari harga Rp315,5 juta untuk varian single tone MT, Rp317,5 juta varian two tone MT, Rp328 juta tipe single tone AT, dan Rp330 juta varian two tone AT.