JAKARTA, iNews.id – Pasar mobil Sport Utility Vehicle (SUV) China sepanjang 2025 mencatatkan pertumbuhan positif. Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA) melaporkan penjualan ritel SUV mencapai 11,8 juta unit, naik 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dilansir dari Car News China, Selasa (20/1/2025), Tesla Model Y kembali menjadi SUV terlaris di China. Mobil listrik ini terjual 425.337 unit, unggul sekitar 180.000 unit dari pesaing terdekatnya.
Capaian tersebut menegaskan dominasi Tesla belum habis. Model Y juga tercatat sebagai kendaraan energi baru terlaris ketiga di China pada tahun sebelumnya.
Namun, tidak ada satu pun SUV BYD yang masuk lima besar penjualan 2025. Padahal pada tahun lalu, tiga model SUV BYD sempat menempati posisi empat besar.
Posisi kedua dan ketiga ditempati SUV bermesin bensin milik Geely. Xingyue L terjual 244.068 unit, disusul Boyue L dengan penjualan 232.926 unit.
Peringkat keempat dan kelima masih dikuasai SUV bensin. Toyota RAV4 dan Volkswagen Tiguan L masing-masing mencatat penjualan di atas 200.000 unit.
Secara keseluruhan, terdapat 34 model SUV dengan penjualan lebih dari 100.000 unit. Dari jumlah itu, 15 model merupakan kendaraan energi baru dan 19 model masih menggunakan mesin bensin.
Meski jumlah SUV bensin masih lebih banyak, tren penjualannya terus menurun. Sebaliknya, kendaraan energi baru kian memperkuat posisinya di pasar China.