Penjualan Mobil Global Turun, VW Tingkatkan Efisiensi Rp30,8 Triliun

Dani M Dahwilani
Volkswagen (VW) akan meningkatkan efisiensi perusahaan sebesar 2 miliar euro (2,2 miliar dolar AS) atau setara Rp30,8 triliun. (Foto: Railly News)

BERLIN, iNews.id - Volkswagen (VW) akan meningkatkan efisiensi perusahaan. Kepala Produksi VW Andreas Tostmann menargetkan penghematan sebesar 2 miliar euro (2,2 miliar dolar AS) atau setara Rp30,8 triliun pada 2023.

Dilansir dari Carscoops, Senin (9/12/2019), sebelumnya Audi (VW Group) telah mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam beberapa pekan terakhir mengatasi penurunan penjualan mobil global 5 persen pada tahun ini. Penurunan ini diperkirakan berlanjut hingga 2020.

“Laju peningkatan lebih baik di luar negeri. Di Jerman, terlepas dari semua kesuksesan yang telah kami raih, kami harus melakukan yang lebih baik," kata Tostmann kepada Automobilwoche.

Tostmann ingin menerapkan penghematan dalam produksi mobil merek VW melalui serangkaian tindakan, termasuk operasi logistik yang lebih ramping.

"Hasilnya adalah kita membutuhkan ruang 15 persen lebih sedikit, 60 persen lebih sedikit pada kendaraan logistik dan mampu memindahkan 20 persen lebih banyak produk," kata Tostmann.

Diberitakan sebelumnya, divisi mobil mewah VW, Audi akan memangkas hingga 9.500 pekerja atau setara 10,6 persen staf pada 2025 untuk menghemat miliaran euro di tengah pergeseran produksi kendaraan listrik.

Rival Daimler (DAIGn.DE) serta pemasok mobil Continental (CONG.DE), Robert Bosch dan Osram (OSRn.DE) baru-baru ini juga mengumumkan pengurangan karyawan dan biaya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
13 hari lalu

Dealer Porsche dan Volkswagen Bermasalah, Showroom Kosong Penjualan Terancam Berhenti

Megapolitan
2 bulan lalu

Pengemudi Audi yang Terobos Tol JORR Tak Ditilang, tapi Ditagih Bayar Tunggakan

Megapolitan
2 bulan lalu

Polisi Tak Tilang Pengemudi Audi yang Terobos Tol JORR, Ini Alasannya

Megapolitan
2 bulan lalu

Sopir Mobil Audi Terobos GT Ampera Tol JORR Teridentifikasi, Diduga Depresi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal