Indonesia Jadi Pusat Baterai Kendaraan Listrik, Produsen Otomotif Akan Berbondong-Bondong ke Sini

Muhamad Fadli Ramadan
Indonesia akan menjadi pusat baterai kendaraan listrik membuat produsen otomotif tergantung. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah Indonesia saat ini tengah gencar membangun ekosistem kendaraan listrik. Salah satunya dengan membangun pabrik baterai kendaraan listrik.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Indonesia memiliki semua bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan baterai. Pemerintah saat ini sedang berusaha keras membangun ekosistem tersebut.

Indonesia hanya tidak memiliki lithium. Sebab itu, Jokowi mengungkapkan pihaknya sudah berbicara dengan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese untuk membeli lithium. Apabila ini terjadi, maka Indonesia bisa memproduksi baterai sendiri dan membuat negara lain tergantung pada Indonesia.

“Nikel kita nomor satu, timah nomor dua, bauksit nomor enam, tembaga nomor tujuh dunia, punya semuanya. Membangun ekosistem EV baterai kita hanya kurang lithium. Saya kemarin sudah sampaikan ke Prime Minister Albanese, Australia punya lithium, kita boleh beli dari Australia terbuka, silakan,” kata Jokowi dikutip dari unggahan video Sekretariat Presiden.

Jokowi mengungkapkan, ternyata perusahaan asal Indonesia sudah ada yang memiliki tambang lithium di Australia. Menurutnya, itu merupakan langkah yang sangat strategis, sehingga ekosistem besar bisa segera tercapai.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
16 jam lalu

Jokowi bakal Hadir di Sidang Dokter Tifa, Ingin Jelaskan Nama Baik dan Harga Dirinya Terkoyak

17 jam lalu

Istana Bantah Ada Pembersihan Orang-Orang Jokowi dari Pemerintahan Prabowo Lewat Reshuffle

24 jam lalu

Hilirisasi Rp180 Triliun di Halmahera Perkuat Ketahanan Energi Indonesia, Ekspor Perdana Baterai EV Dimulai

24 jam lalu

Pengacara Jokowi Pastikan Kliennya Hadir di Sidang Kasus Ijazah: Tunggu Panggilan JPU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal