Ulama Aceh Dukung Tindakan Kapolres Untung Sangaji Berantas LGBT

Armia Jamil
Sejumlah organisasi masyarakat Islam mendatangi Polres Aceh Utara untuk mendukung tindakan Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji. (Foto:Armia Jamil)

ACEH, iNews.id - Pemberantasan narkoba dan penolakan terhadap kaum Lesbi Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) sedang digalakkan di Kabupaten Aceh Utara. Sejumlah organisasi masyarakat Islam mendatangi Polres Aceh Utara untuk mendukung tindakan Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji.

AKBP Untung dalam kesempatan tersebut menegaskan, penertiban dan pembinaan yang dilakukan terhadap 12 waria di Aceh Utara bukan sebuah tindakan melanggar hak asasi manusia (HAM). Dia berdalih, razia hingga penutupan yang dilakukan berdasarkan laporan yang datang dari masyarakat.

"Tujuh laporan masyarakat tentang banci dan narkoba yang berkeliaran saya waspadai itu. Kami awasi betul hingga puncaknya saya harus ambil tindakan sebelum saudara-saudara (massa ormas) ambil tindakan," ucap AKBP Untung Sangaji di kantor Polres Aceh Utara, Jumat (2/2/2018).

Dia mengatakan, aksi penertiban tersebut dilakukan secara gabungan antara Polres Aceh Utara, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Wilayatul Hisbah (WH). Penutupan lima salon kecantikan di kabupaten tersebut  demi menegakan qanun syariat Islam yang berlaku di Serambi Mekah.

"Lebih baik adik-adik saya yang gemulai itu saya bina di kantor sini. Alhamdulillah dari begitu banyak tokoh masyarakat dan agama yang percaya pada saya, akhrirnya saya ajak WH dan Satpol PP berikut anggota kepolisian untuk melakukan penertiban tempat tersebut dan kemudian kita ajak mereka kemari. Tempat itu sementara kita police line," katanya.

Aksi AKBP Untung tersebut sempat menuai kecaman dari sejumlah kalangan. Kapolres Aceh Utara itu dinilai bersikap berlebihan bahkan bisa dikatakan melanggar HAM.

Namun, langkah AKBP Untung justru diapresiasi sejumlah kalangan di Aceh. Malahan dia mendapat dukungan pascamenertibkan sejumlah salon kecantikan yang diduga terjadi tindakan prostitusi.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Aceh Utara T Zulfadli merupakan salah satu pihak yang mendukung. Menurutnya, selama ini LGBT dan narkoba menjadi permasalahan yang meresahkan masyarakat Aceh Utara. Jauh sebelum AKBP Untung mengambil sikap, kata dia, sejumlah ormas sudah lebih dulu melakukan penertiban.

"Tujuan kami datang kemari mendukung penuh apa yang telah dilaksankan Bapak kapolres dalam menegakkan syariat Islam. Sebenarnya dulu kami pernah lakukan itu (penertiban). Pernah kami terjun melakukan sidak. Tapi kami dianggap melanggar dan bertentangan dengan undang-undang," ucap Zulfadli.

Zulfadli mengaku, menghentikan penertiban karena dinilai salah. "Setelah kami tidak melakukannya lagi, Allah kirim seorang pemimpin, seorang kapolres yang begitu peduli terhadap syariat Islam dan juga menegakkan hal yang bukan saja melanggar undang-undang, melainkan juga norma. Kami dukung kapolres berantas narkoba dan LGBT," katanya.

Editor : Achmad Syukron Fadillah
Artikel Terkait
6 hari lalu

Sjamsul Kahar Tutup Usia, Tokoh Pers Aceh Sekaligus Ayah Wamenkomdigi Nezar Patria

9 hari lalu

DJ di Medan Ditangkap Bawa 100 Vape Narkoba, Polisi Buru 2 Pemasok

10 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Nagan Raya Aceh, Cek Kekuatan Magnitudonya

27 hari lalu

Eks Tentara Rusia Diadili Kasus Racik Narkoba Rp43,8 Miliar di Villa Bali

1 bulan lalu

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Narkoba, Pria di Bangkalan Tega Aniaya Ibu Mertua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal