Cuaca Buruk, Ratusan Kapal Tambang Timah Merapat di Pelabuhan Pangkalbalam

Antara
Suasana di Pelabuhan Pangkalbalam, Bangka Belitung dipenuhi ratusan Kapal Isap Produksi (KIP) penambang biji timah. (Foto: Antara)

PANGKALPINANG, iNews.id - Cuaca buruk dalam beberapa hari terakhir membuat ratusan kapal penambang timah atau Kapal Isap Produksi (KIP) memadati alur pelayaran di Pelabuhan Pangkalbalam, Bangka Belitung. Mereka tak berlayar menanti cuaca buruk mereda.

"Saat ini ada ratusan KIP bersandar di pinggir alur pelayaran pelabuhan agar tidak mengganggu keluar-masuk kapal barang dan penumpang di Pelabuhan Pangkalbalam " kata Plt Kepala KSOP Pangkalbalam, Harlansyah di Pangkalpinang, Selasa (16/2/2021).

Dia mengatakan, selama kondisi cuaca di perairan memburuk, KIP terpaksa menghentikan aktivitas penambangan timah di laut. Hal itu untuk mengantisipasi kecelakaan di laut akibat cuaca buruk.

Selain berteduh, KIP juga melakukan perbaikan-perbaikan peralatan tambang dan kapalnya sebagai persiapan penambangan timah di laut jika kondisi cuaca sudah membaik.

"KIP ini dipungut pajak tambatan pinggiran untuk disetor ke negara," katanya.

Terkait cuaca buruk, KSOP Pelabuhan Pangkalbalam telah mengimbau para nahkoda kapal dan nelayan untuk lebih waspada saat berada di perairan agar tidak terjadi kecelakaan.

"Saat kita belum menerima laporan adanya gangguan pelayaran kapal akibat kapal-kapal tambang timah ini," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
26 hari lalu

Kronologi Kapal Virgo Bawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

26 hari lalu

Kapal Virgo Transport 8 Angkut 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa.

1 bulan lalu

Polisi Gagalkan Penyelundupan 15 Balok Timah di Bangka Barat, 2 Orang Ditangkap

2 bulan lalu

Korupsi Alat Operasi RSUD Soekarno Rugikan Negara Rp5,1 Miliar, 3 Tersangka Ditahan

3 bulan lalu

Operasi SAR KM Nurul Salsa Diperpanjang 3 Hari, Pencarian Terkendala Cuaca Ekstrem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal