Buka Musrenbang RKPD Badung 2025, Bupati Giri Prasta: Tingkatkan Daya Saing Daerah

Anindita Trinoviana
Bupati Badung buka Musrenbang RKPD Badung 2025. (Foto: dok Pemkab Badung)

BADUNG, iNews.id - Dalam pembukaan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Semesta Berencana Kabupaten Badung 2025, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menegaskan bahwa penyusunan rencana pembangunan daerah untuk tetap memegang teguh prinsip-prinsip dasar pembangunan yang Pro Growth, Pro Jobs, Pro Poor, Pro Culture, Pro Environment, dan Pro Law Enforcement dalam bingkai PPNSB.

Selain itu pula, pendekatan yang digunakan dalam menganalisis usulan masyarakat mengutamakan pendekatan yang selaras dengan prioritas pembangunan daerah, berorientasi pada pencapaian sasaran utama daerah, dan penentuan skala prioritas kegiatan dengan mengedepankan pagu 2025.

“Tim penyusun RKPD dan tim anggaran pemerintah daerah dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan dan penganggaran daerah, agar mulai mengarahkan alokasi belanja untuk dapat memenuhi ketentuan belanja mandatory, yaitu belanja pendidikan minimal 20 persen, belanja mandatory kesehatan minimal memenuhi standar pelayanan minimal (SPM), belanja pegawai diupayakan maksimal 30 persen, serta belanja infrastruktur pelayanan publik minimal 40 persen,” kata Bupati Nyoman Giri Prasta di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Rabu (27/3/2024).

Di sisi lain, guna menjawab ancaman serta permasalahan isu perlambatan ekonomi global dan konflik geopolitik yang disinyalir dapat mempengaruhi daya saing daerah, Bupati Giri Prasta menjelaskan bahwa Pemkab Badung perlu mengambil strategi dan arah kebijakan dalam upaya penguatan transformasi ekonomi melalui peningkatan investasi daerah dan menggenjot peningkatan PAD/sumber pendapatan.

“Penguatan transformasi ekonomi secara bertahap dan berkelanjutan lebih menitikberatkan pada pembangunan bidang pertanian dan UMKM tanpa meninggalkan bidang pariwisata dalam rangka peningkatan daya saing daerah. Selain itu, Kabupaten Badung perlu membuka seluas-luasnya peluang investasi terutama bidang pertanian dan UMKM dengan penyederhanaan dan pemberian kemudahan perizinan terkait investasi serta peningkatan infrastruktur untuk mendukung kelancaran investasi,” tuturnya

Sementara itu, Kepala Bappeda Badung I Made Wira Dharmajaya melaporkan, Musrenbang RKPD Semesta Berencana Kabupaten Badung 2025 telah menghasilkan output berupa usulan prioritas perangkat daerah sebanyak 2.019 usulan Sub Kegiatan, dengan kebutuhan pagu indikatif sebesar Rp10.196.445.413.669,20.

“Usulan tersebut telah mengakomodir pokok-pokok pikiran DPRD dan hasil Musrenbang Kecamatan, seluruh usulan dan hasil pembahasan sudah terinput dan tercatat pada Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI). Oleh karena itu, pada tahapan perencanaan selanjutnya harus konsisten dengan tahapan perencanaan sebelumnya, karena akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat dalam penetapan APBD nantinya,” ujarnya.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
15 jam lalu

Mitra10 Buka Gerai ke-61 di Bandung, Usung Konsep Ekspres untuk Penuhi Kebutuhan Renovasi

1 hari lalu

5 Hal Penting Sebelum Menyewa Mobil di Bandung, Lepas Kunci atau dengan Sopir?

1 hari lalu

6 Aspek Biaya Rental Mobil dengan Supir yang Sering Tidak Diperhatikan

4 hari lalu

Lepas Kontingen Jamnas 2026, Bupati Landak Minta Pramuka Jadi Duta Daerah

7 hari lalu

Pimpin Pembagian Bendera, Bupati Landak Tegaskan Efisiensi Anggaran Tak Kurangi Pelayanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal