Diduga Angkut Kayu Ilegal, Sopir Asal Banyuwangi Ditangkap di Bali

Zainuddin Yasin
Polsek Seririt mengamankan mobil pikap yang dikendarai warga Banyuwangi diduga mengangkut kayu ilegal. (Foto: iNews.id/Zainuddin Yasin)

BULELENG, iNews.id - Polisi mengamankan sebuah mobil pikap yang diduga mengangkut kayu sonokeling hasil illegal logging. Mobil tersebut dikendarai warga Banyuwangi, Jawa Timur.

Mobil pikap yang diamankan jenis L300 berwarna hitam. Mobil itu diamankan polisi yang melakukan patroli di Desa Sulanyah, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng pada Rabu (9/6/2021) malam sekitar pukul 23.45 WITA. 

"Kita amankan sebuah mobil bersama sopirnya. Karena itu hanya sopir, kita cari tempatnya dan kita temukan," ujar Kapolsek Seririt Kompol Gede Juli di Buleleng, Kamis (10/6/2021).

Dia menuturkan, sopir mobil pikap  yang bernama Edi Sodikin mengaku hanya disuruh bosnya untuk mengangkut kayu dari areal hutan di Desa Gerokgak ke Desa Temukus.

Atas pengakuan itu, sejumlah anggota Polsek Seririt mendatangi lokasi yang disebutkan Edi pada Kamis (10/6/2021).

Di lokasi yang merupakan hutan milik negara itu memang ditemukan beberapa potong kayu. Ditemukan juga beberapa kayu sonokeling. di lokasi.

"Kami masih mendalami temuan potongan kayu yang ditemukan. Apakah ini hasil kebun sendiri atau hasil pembalakan liar di hutan negara. Kalau memang benar akan kami tindak," tuturnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tangis Bahagia Warnai Kepulangan Jemaah Haji Bojonegoro, Disambut Para Keluarga

57 tahun lalu

Identitas Kerangka Manusia di Bukit Jember, Warga Diduga Depresi usai Cerai dengan Istri

57 tahun lalu

Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam

57 tahun lalu

Ngeri! Maling Motor Modus COD di Pasuruan Dihajar Massa hingga Kritis

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal