Fakta Baru Pembunuhan Gede Budiarsana, Ada Perintah Bunuh dari Bos Debt Collector

Indira Arri
Ketut Widiada, kakak Gede Budiarsana yang tewas dibacok debt collector di Bali. (Foto: iNews/Indira Arri)

DENPASAR, iNews.id - Ada fakta baru dalam pembunuhan Gede Budiarsana yang tewas dibacok debt collector di Bali. Ternyata ada perintah membunuh korban yang dilontarkan bos debt collector, Benny Bakarbessy.

Hal itu diungkap Ketut Widiada, kakak Gede Budiarsana yang merupakan saksi mata peristiwa pembunuhan tersebut.

"Benny ngeluarin parang terus bilang bunuh. Saya mau ditebas sama Benny. Dari belakang saya dihajar," ujar Ketut Widiada dalam keterangan didampingi kuasa hukumnya di Denpasar, Senin (26/7/2021).

Dia membantah kabar yang menyebut dia dan adiknya yang menyerang pelaku terlebih dahulu saat bersitegang di kantor PT Beta Mandiri Multi Solutinon (BMMS).

Kantor debt collector PT BMMS di Jalan Gunung Patuha, Denpasar, Bali. (Foto: iNews/Aris Wiyanto)

Menurutnya, sang adik meminta para debt collector menunjukkan surat perintah penyitaan kalau mau menarik motor. Namun permintaan itu direspons oleh pelaku dengan kekerasan.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kasus Guru Dikeroyok di Balikpapan Naik Penyidikan, 2 Siswa Jadi Tersangka

2 hari lalu

Terungkap Motif Pembunuhan Perangkat Desa di Pekalongan, Pelaku Dendam Sering Disuruh

2 hari lalu

Polisi Ungkap Pembunuhan Perangkat Desa di Pekalongan, Pelaku Ditangkap

6 hari lalu

Respons Ni Luh Djelantik soal Viral Klub Lari di Bali Diduga Tolak WNI: Ini Tanah Kami!

7 hari lalu

Terjerat Utang, PNS di Cirebon Bunuh Tetangga Pakai Obeng demi Curi Perhiasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal