DENPASAR, iNews.id - Tim gabungan terdiri atas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar, Satuan Polisi Pamong Praja, TNI dan Polri, serta instansi terkait melakukan inspeksi mendadak terhadap penduduk pendatang di Pelabuhan Benoa, Bali, Sabtu (4/1/2020).
Kepala Disdukcapil Kota Denpasar, I Dewa Gede Juli Artabrata mengatakan penertiban pendatang dilakukan untuk mengantisipasi warga ilegal serta mendata jumlah penduduk Kota Denpasar sebelum dan sesudah libur hari raya Natal dan Tahun Baru 2020. Dia memastikan, inspeksi ini juga dilakukan hingga tingkat desa.
"Inspeksi mendadak juga akan dilaksanakan hingga tingkat desa dan kelurahan sebagai upaya pemetaan jumlah penduduk perkotaan," kata Artabrata, di Pelabuhan Benoa, Bali, Sabtu (4/1/2020).
BACA JUGA: BMKG: Puncak Musim Hujan di Bali Pertengahan Januari-Februari
Pelabuhan Benoa menjadi fokus penertiban karena menjadi pintu masuk Kota Denpasar dari jalur laut. Dari pendataan di KM Leuser yang melayani rute Indonesia bagian timur, sedikitnya ada 538 penumpang dengan rincian 237 turun di Pelabuhan Benoa dan 301 melanjutkan perjalanan.
Artabrata menegaskan selain pengendalian penduduk di Kota Denpasar, kegiatan ini untuk mensosialisasikan pentingnya kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).