Penyelundupan 1,7 Ton Daging Celeng Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Gilimanuk

Antara
Daging celeng ilegal seberat 1,7 ton dimusnahkan Balai Karantina Denpasar. (Foto: Istimewa)

DENPASAR, iNews.id - Daging celeng atau babi hutan ilegal seberat 1,7 ton gagal masuk ke Bali. Balai Karantina Pertanian Denpasar mengendus upaya penyelundupan itu di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana.

"Daging celeng 1,7 ton yang dikemas dalam 29 karung ini ditemukan pejabat karantina kami di Gilimanuk saat memeriksa mobil boks," ujar Kepala Karantina Denpasar, Putu Terunanegara, Kamis (11/3/2021).

Dia mengatakan, terungkapnya penyelundupan daging celeng ini saat ada mobil boks melewati pemeriksaan balai karantina di Pelabuhan Gilimanuk. Sopir mobil boks tak bisa menunjukkan kelengkapan sertifikat karantina dari daerah asal.

Balai karantina kemudian melakukan tindakan penyitaan terhadap 1,7 ton daging celeng itu untuk selanjutnya dimusnahkan.

"Tindakan penahanan dan pemusnahan ini kami lakukan agar pelaku mendapatkan efek jera, sehingga tak memasukkan daging celeng ilegal dan mencegah menyebarnya penyakit dan hama hewan," katanya.

Dia mengatakan, kebutuhan daging babi di Bali meningkat untuk upacara keagamaan ataupun konsumsi. Untuk menghindari peredaran daging celeng yang dari segi kesehatan tidak sesuai untuk konsumsi, perlu dilakukan pengawasan ketat termasuk di pelabuhan.

"Upaya penyelendupan itu berhasil digagalkan karena kerja sama dengan instansi terkait memang terus dilakukan di Pelabuhan Gilimanuk," ujarnya

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Bareskrim Bongkar Dugaan Peredaran Narkoba di Five Star Bali, Manajemen Diduga Terlibat

2 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,4 Guncang Kuta Selatan Bali

8 hari lalu

Setahun Buron, Terpidana Penipuan Rp10 Miliar Ditangkap Tim Kejari Surabaya di Bali

9 hari lalu

Terbongkar! Modus Licik Penyelundupan Merkuri 3,4 Ton Senilai Rp17,5 Miliar di Tanjung Perak

9 hari lalu

Bea Cukai Gagalkan Ekspor Merkuri Ilegal Rp17,5 Miliar di Tanjung Perak Surabaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal