Simulasi Cegah Teror KTT G20, Kopaska TNI AL Kontak Tembak di Perairan Tanjung Benoa

Donald Karouw
Prajurit Kopaska TNI AL saat melumpuhkan pria bersenjata dalam simulasi penanganan pencegahan teror di KTT G20. (Foto : TNI.mil.id)

DENPASAR, iNews.id - Prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL melumpuhkan dan menangkap sejumlah pria bersenjata setelah terjadi kontak tembak di perairan Tanjung Benoa, Bali. Para pria bersenjata api ini diduga akan melakukan aksi teror untuk mengganggu jalannya KTT G20 di Bali.

Penangkapan tersebut bermula dari informasi operasi intelijen maritim yang dilaksanakan di wilayah perairan Bali telah terjadi aktivitas mencurigakan dari KM TB Dewata di sekitar lokasi penyelenggaraan KTT G20.

Menindaklanjuti informasi intelijen tersebut, Pangkoarmada II Laksda TNI TSNB Hutabarat selaku Komandan Satgas Laut PAM VVIP G20 memerintahkan 14 prajurit Kopaska TNI AL di bawah pimpinan Komandan tim Lettu Laut (P) Jolando yang sedang berpatroli menggunakan sea rider di wilayah perairan Tanjung Benoa untuk melakukan operasi penangkapan.

Tanpa waktu lama, pasukan elite milik TNI AL ini berhasil masuk ke dalam KM TB Dewata dan mengamankan sejumlah orang bersenjata api yang sempat melakukan perlawanan ketika akan ditangkap.

Aksi prajurit Kopaska TNI AL ini merupakan bagian dari skenario latihan simulasi Visit Board Search and Seizure (VBSS) Satgas Laut di bawah jajaran Komando Gabungan Terpadu (Kogabpadpam) VVIP Presidensi G20.

Diketahui, serangkaian latihan simulasi pengamanan VVIP Presidensi telah dilaksanakan oleh satuan-satuan pasukan khusus TNI di berbagai wilayah di Tanah Air, khususnya di wilayah Bali dalam rangka mengamankan jalannya KTT G20 di Nusa Dua Bali 15 dan 16 November mendatang.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perempuan di Gianyar Hilang di Pantai Masceti, Ditemukan Tewas Mengambang di Laut

57 tahun lalu

Geger! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Sungai Ayung Ubud Bali

57 tahun lalu

Kemarau Meluas, Bali dan Nusa Tenggara Alami Hari Tanpa Hujan

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal