Update Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Unud, LBH Bali Siap Berikan Data

Indira Arri
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bali kembali buka suara terkait tudingan validita data korban dugaan kekerasan seksual di Universitas Udayana. (Foto: iNews/Indira Arri)

DENPASAR, iNews.id - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bali kembali buka suara terkait tudingan validitas data korban dugaan kekerasan seksual di Universitas Udayana. LBH Bali memastikan data yang diberikan terkumpul sejak tahun 2020.

Direktur LBH Bali, Ni Kadek Vany Primaliraning mengatakan, datanya dapat dipertanggungjawabkan. Data yang dikumpulkan tahun 2020 itu hasil 
dari Serikat Perempuan Indonesia (Seruni Bali) dan BEM Universitas Udayana

Bahkan, BEM Unud membuka pos pengaduan dugaan kekerasan seksual melalui survey google form. Terdata sebanyak 42 orang mahasiswa di kampus ini yang diduga menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, staff, pedagang hingga kuli bangunan.

Namun, tak satu pun dari 42 pengaduan tersebut yang berujung di pelaporan polisi. LBH Bali pun mengaku kesulitan membawa kasus tersebut ke ranah hukum  mengingat efek traumatis korban.

Namun, menjawab keraguan pihak rektorat, Vany menegaskan bahwa survey yang mereka lakukan bukan survey akademik dengan subjek random. Pengisi kuisioner diberikan kepada mereka yang pernah mengalami secara langsung atau mengetahui informasi adanya aksi pelecehan seksual di lingkungan kampus.

"Ini jelas berbeda dengan survey akademik. Kalau dia korban pasti dia akan sangat mudah mengisi. Dia akan menceritakan bagaiamana," ucapnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemuda di Pesisir Barat Ditangkap Polisi, Diduga Setubuhi Pelajar di Kamar Kos

57 tahun lalu

Guru SD di Anambas Jadi Tersangka Kekerasan Seksual ke Murid, Langsung Ditahan

57 tahun lalu

3 Santriwati Diduga Dilecehkan Pimpinan Ponpes di Samarinda, Modus Nikah Batin

57 tahun lalu

Biadab! Ayah di Cianjur Cabuli Anak Tiri 30 Kali Disaksikan Ibu Kandung

57 tahun lalu

Ayah Didakwa Setubuhi Anak Kandung Divonis Bebas, Fakta Pengadilan Mengejutkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal