694 Hektare Padi di Indramayu Dipastikan Gagal Panen karena Kekeringan

Antara
Ilustrasi sawah kekeringan. (Foto: Okezone)

INDRAMAYU, iNews.id - Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mencatat saat ini terdapat 694 hektare tanaman padi yang gagal panen atau puso, dikarenakan kekeringan. Akibatnya, kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

"Sampai saat ini data terakhir itu ada 694 hektare yang puso di Kabupaten Indramayu," kata Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu, Takmid di Indramayu, Selasa (31/7/2018).

Tanaman padi yang gagal panen itu terdapat di empat kecamatan yaitu, Gabus Wetan 214 hektare terkena puso, kemudian di Cikedung 11 hektare. Selanjutnya, puso juga terjadi di Kecamatan Losarang yang mencapai 369 hektare dan Kecamatan Kandanghaur seluas 100 hektare.

"Ada empat kecamatan di Indramayu yang terjadi puso ini akibat tidak ada debit air yang mengaliri sawah," ucapnya.

Ketua penanggung jawab Upaya Khusus Swasembada Padi, Jagung dan Kedelai (Upsus Pajale) Provinsi Jawa Barat, Banun Harpini mengatakan, sekitar 6.350 hektare sawah di Indramayu berpotensi puso jika dalam waktu tujuh hari kedepan tidak terairi.

"Kami mengecek langsung kondisi lapangan, mengevaluasi penanganan masalah air di tiga kecamatan dan menyiapkan langkah antisipasi untuk memperkecil dampak cuaca ekstrim yang diperkirakan bakal datang sampai 2,5 bulan mendatang," kata Banun.

Banun juga segera mengidentifikasi kelompok tani yang tanaman padinya terkena puso dan segera mengusulkan untuk pengajuan klaim asuransi pertanian ke Jasindo atau bank yang terkait.

"Belajar dari pengalaman ini, kami mengajak para petani yang belum mengikuti program asuransi pertanian yang telah dikembangkan oleh Kementerian Pertanian, untuk dapat segera bergabung di musim tanam depan," tuturnya.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sumur Mengering Dampak Kemarau, Warga 4 Desa di Banjarnegara Berebut Air Bersih

57 tahun lalu

Kekeringan di Banjarnegara Meluas, 1.600 Warga Berebut Bantuan Air Bersih

57 tahun lalu

Kekeringan Landa 4 Kabupaten di Jateng, Ribuan Warga Krisis Air Bersih

57 tahun lalu

Dampak Darurat Kekeringan, Emak-Emak di Klabang Bondowoso Serbu Droping Air Bersih

57 tahun lalu

Aceh hingga Papua Selatan Masuki Kemarau, BMKG Peringatkan Lebih Kering dan Panjang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal